Search

15 Organisasi Kesehatan Tradisional Deklasrasikan PIKTI

BABEBOLA, JAKARTA – Organisasi kesehatan tradisional Indonesia memasuki babak baru dimana terdapat 15 organisasi kesehatan tradisional Indonesia secara bersama-sama mendeklasrasikan pendirian Perkumpulan Induk Organisasi Kesehatan Tradisional Indonesia (PIKTI).

PIKTI sendiri merupakan wadah organisasi kesehatan tradisional Indonesia dengan anggota terdiri dari 15 organisasi kesehatan tradisional Indonesia.

Dalam rapat pendirian organisasi PIKTI semua pimpinan dari organisasi pendiri PIKTI secara aklamasi dan suara bulat memilih Dr. dr. Ekawahyu Kasih, S.Pd., S.H., M.H., M.M. sebagai Ketua Umum PIKTI.

Dirinya mengamanatkan kepada ketua umum untuk menyusun kepengurusan paling lambat tanggal 20 Desember 2017.

Menurut Ketua Umum PIKTI Dr. dr. Ekawahyu Kasih, S.Pd., S.H., M.H., M.M.), organisasi PIKTI
didirikan untuk membantu Kementerian Kesehatan Indonesia khususnya Direktorat Kesehatan Tradisional Indonesia dalam mengembangkan kesehatan tradisional baik empiris maupun komplementer mulai dari upaya pencegahan, pengobatan, rehabilitasi yang membutuhkan biaya negara yang sangat besar untuk menjamin kesehatan masyarakat di Indonesia.

“PIKTI juga bertekad untuk menjadi mitra Kementerian Kesehatan dalam memberikan masukan dan saran yang konstruktif kepada pemerintah agar seluruh kebijakan dan regulasi yang akan dikeluarkan oleh pemerintah yang berkaitan dengan kesehatan tradisional Indonesia dapat menyelesaikan setiap akar permasalahan yang sebenarnya,” ujar Dr. dr. Ekawahyu Kasih.

Pada kesempatan ini Dr. dr. Ekawahyu Kasih, S.Pd., S.H., M.H., M.M. juga mengajak seluruh organisasi kesehatan tradisional Indonesia yang belum menjadi anggota PIKTI untuk dapat
bergabung menjadi anggota PIKTI sebagai upaya menyetukan seluruh potensi sumber daya tradisional Indonesia dalam rangka menghadapi berbagai tantangan baik ditingkat Nasional, Regional maupun Internasional.

“Organisasi PIKTI juga akan mendorong berdirinya Perguruan Tinggi dengan program studi Kesehatan Tradisional
Indonesia untuk menambah kuantitas dan kualitas pelaku kesehatan tradisional
Indonesia,”katanya.

Adapun organisasi pendiri PIKTI adalah :
1. Perkumpulan Terapis Kesehatan Holistik Indonesia
2. Perkumpulan Para Pemijat Penyehatan Indonesia
3. Perkumpulan Praktisi Ilmu Kesehatan Ruang Tubuh Indonesia
4. Andalan Penyembuh Alternatif Indonesia
5. Perkumpulan Asosiasi Spa Terapis Indonesia
6. Persaudaraan Pelaku & Pemerhati Pijat Refleksi Indonesia
7. Persaudaraan Pelaku dan Pemerhati Akunpuntur Indonesia
8. Perkumpulan Tuina Indonesia
9. Pekumpulan Naturpatis Indonesia
10.Asosiasi Pengobatan Tradisional Ramuan Indonesia
11.Asosiasi Medikal Hipnoterapi Indonesia
12.LSK – Pijat Akupresur Indonesia
13.LSK – Sinshe TCM Indonesia / STAB Nalanda
14.Yayasan Keluarga 70

 

 

sumber:

Written by 

Related posts

Leave a Comment