Search

2 Pencuri Ini Punya Ritual Aneh Untuk Gasak Barang Berharga di Rumah Dosen dan Hakim

BABEBOLA – Dua tersangka kasus pencurian ini memiliki ritual unik agar aksinya berjalan mulus.

Masing-masing kedua tersangka berinisial ES (35) warga Muara Dua, Kota Lhokseumawe, residivis kasus senjata api dan penembakan, serta YU (31), warga Kuta Makmur, Kabupaten Aceh Utara yang juga residivis kasus narkoba.

Satuan Reserse dan Kriminal (Reskrim) Polres Lhokseumawe membekuk kedua tersangka kasus pembobolan rumah dan pencurian mobil tersebut di Desa Meunasah Mesjid, Cunda, Kota Lhokseumawe, Kamis (28/12/2017).

“Menariknya ketika beraksi, ada ritual dari mereka ini, mengenakan celana pendek sebagai syarat agar pemilik rumah tertidur pulas dan aksi mereka tak diketahui,” kata Kasat Reskrim Polres Lhokseumawe AKP Budi Nasuha Waruwu di Mapolres Lhokseumawe.

Kasus itu awalnya diketahui saat seorang dosen Universitas Malikussaleh, Adi Safyan, melaporkan kehilangan mobil di rumahnya di Desa Panggoi, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe, 17 Desember 2017 lalu.

Selain mobil, barang yang hilang yaitu satu laptop, dua telepon seluler, tiga dompet, satu kunci sepeda motor dan uang tunai Rp 1 juta lebih.

“Mereka ini juga yang membobol rumah seorang hakim di Kota Lhoksukon, Aceh Utara. Mereka ini bertiga, kita baru tangkap dua, satu lagi berinisial AR, sudah kita masukan dalam daftar pencarian orang,” terangnya.

Selain itu, sambung AKP Budi, polisi sedang mendalami keterlibatan mereka dalam tindak pidana lainnya.

“Untuk AR itu kita imbau menyerahan diri. Karena, kita akan cari sampai ketemu kalau dia tak menyerahkan diri,” katanya.

 

 

 

 

 

SUMBER

Written by 

Related posts

Leave a Comment