Search

3 Strategi Mencintai Pekerjaan Anda

3 Strategi Mencintai Pekerjaan Anda

 

BabeBola.net, Jakarta – Produktivitas diartikan banyak orang dapat menyelesaikan pekerjaan dengan waktu sempit. Tak sedikit pula orang menilai produktivitas dapat hadir jika pekerjaan yang digeluti sesuai dengan yang diinginkan.

Sebaliknya, jika pekerjaan yang dikerjakan tidak sesuai dengan yang diharapkan maka bisa jadi produktivitas menurun. Kemudian yang terjadi, orang akan terjebak keadaan tertekan atau stres.

Namun, produktivitas tidak saja diartikan dapat melakukan pekerjaan dengan waktu yang singkat karena ditopang dengan kesenangan. Akan tetapi, produktivitas ialah bagaimana seseorang bisa efektif dan bahagia melakukan pekerjaan yang ditekuni.

Dikutip dari Forbes, berikut tiga cara agar Anda bisa mencintai pekerjaan yang tengah ditekuni:

1. Tidak Bekerja di Ruang yang Terisolasi

Tempat yang tertutup tidak membuat produktivitas meningkat. Agar produktivitas Anda terjaga, maka harus terhubung dengan tim kerja Anda. Hubungan ini penting untuk menghilangkan kepenatan terutama pada saat stres.

Tindakan ini bukan tentang bagaimana cara mengambil waktu untuk istirahat ataupun membicarakan gosip. Dengan tim yang solid, Anda mudah dalam melakukan pekerjaan apa saja.

2. Berpikir Tidak Hanya untuk Bertahan

Anda mesti berpikir, alasan bekerja bukan hanya “harus” melakukan pekerjaan tersebut. Anda mesti mencari sesuatu yang lebih daripada melakukan pekerjaan sebanyak mungkin dengan waktu yang sedikit.

Anda mesti melakukan inovasi dan berkontribusi lebih pada perusahaan. Jika langkah berhasil, maka Anda menjadi kunci dan memiliki dampak pada perusahaan. Hal tersebut membuat Anda terhubung dengan pekerjaan Anda.

3. Optimistis dan Realistis

Optimistis dan realistis merupakan sikap yang positif. Sikap ini akan membuat Anda menyadari ada risiko dalam pekerjaan. Namun, dengan keyakinan “semua akan berhasil” akan membuat pekerjaan menjadi tak ada masalah.

 

 

 

 

Sumber : Liputan6.com

Written by 

Related posts

Leave a Comment