Search

4 Keberingasan Massa Pembakar Polsek Ciracas

Jakarta – Polsek Ciracas, Jakarta Timur dibakar massa Rabu (12/12/2018) dini hari. Perusakan dilakukan sekelompok massa yang diduga tak puas dengan pengusutan kasus pengeroyokan terhadap dua anggota TNI.

Karopenmas Mabes Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo menyatakan, saat ini kasus pembakaran Polsek Ciracas ditangani oleh Polda Metro Jaya.

Berdasarkan informasi, ada sembilan unit mobil di sekitar Polsek Ciracas juga ikut dibakar dalam peristiwa tersebut. Sementara itu, tujuh narapidana penahanannya dipindah ke rutan Polda Metro Jaya.

Selain membakar Polsek Ciracas, massa yang berjumlah sekitar 200 orang tersebut juga melakukan berbagai aksi anarkistis.

Berikut 3 aksi bringas massa perusak Polres Ciracas:

1. Menganiaya 6 Orang Sipil

Kapolres, Kapolsek dan intel TNI AD memberi penjelasan ke massa di lapangan apel Polsek Ciracas. Kapolres pun berjanji akan mengusut tuntas kasus pengeroyokan itu. Namun, beberapa orang mulai menanggapi pernyataan kapolres secara provokatif dan membuat situasi memanas.

Tiba-tiba dari belakang kerumunan, ada 2 orang sipil (laki dan perempuan) yang diduga merekam kegiatan tersebut.

Massa yang berada di luar Polsek Ciracas mengamankan dan menganiaya korban. Namun, korban sempat diselamatkan oleh personel POM AD dan dibawa masuk kantor Polsek.

Kemudian, massa juga menganiaya seorang pengendara yang tengah melintas jalan lantaran mereka merasa terganggu karena si pengendara menancap gas pada motornya.

Selain itu, massa juga menghajar warga yang tengah berjaga di pos kamling. Ada tiga orang di pos tersebut termasuk Ketua RW setempat yang menjadi korban.

Warga yang terluka tersebut langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan karena luka robek di kepala.

2. Membakar Motor

Seorang pengendara motor yang merasa terganggu lantaran merasa jalannya terhambat, memainkan gas motornya dengan kencang.

Merasa terusik, massa yang berkerumun di lokasi langsung menganiaya pengendara tersebut.

Tak hanya itu, keanarkisan massa merembet, sehingga membakar sepeda motor pengendara.

3. Merusak Fasilitas Polsek

Puncaknya, massa mulai merusak sejumlah sarana dan prasarana Polsek Ciracas. Kemudian, dengan bringas mulai membakar gedung Polsek.

Berdasarkan informasi, ada sembilan unit mobil di sekitar Polsek Ciracas juga ikut dibakar dalam peristiwa tersebut.

Pangdam dan Kapolda tiba di Polsek Ciracas untuk menangani permasalahan.

Kapolda Metro Jaya Irjen Idham Azis langsung menginstruksikan jajarannya untuk menangkap pelaku perusakan Polsek Ciracas dini hari tadi.

Akibat peristiwa ini pelayanan di Polsek ciracas lumpuh, dan dialihkan ke Polres Jakarta Timur.

4. Rusak Pos Kampling

Seorang warga bernama Mansyur melihat segerombolan massa mendatangi kawasan rumah penduduk di seberang swalayan tempat kejadian pemukulan. Massa yang semua berjumlah puluhan, seketika bertambah dan mencapai sekitar 200 orang.

Seketika, massa merusak dan menghajar 3 orang yang berada di pos kampling.

Sekitar pukul 23.00 WIB, massa berangsur meninggalkan lokasi. Mereka berpindah ke Polsek Ciracas untuk bertemu dengan kelompok preman yang mengeroyok anggota TNI AL.

Namun sayang, aksi massa berakhir ricuh dah mengakibatkan Polsektro Ciracas dibakar.

 

Artikel Asli

Written by 

Related posts

Leave a Comment