Search

8 Cara Berikan Kesan Pertama Terbaik Saat Wawancara

BABEBOLA-Setelah mengirim beberapa CV ke berbagai perusahaan, akhirnya Anda menerima panggilan untuk sebuah wawancara. Eits, tunggu dulu, ladies. Kumpulan dokumen dan portofolio Anda tidak menjamin diterimanya seorang pegawai. Karena kepribadian pun masuk ke dalam penilaian, Anda harus mempersiapkan diri untuk berikan kesan pertama yang terbaik. Jangan grogi, ladies. Cosmo is here to help you!

 

Lakukan Riset

Pertanyaan “Apa yang kamu tahu tentang perusahaan ini?” selalu ada saat wawancara kerja. Sebuah perusahan tentu mencari karyawan yang tahu dan paham tentang perusahaan tersebut. Jadi lakukan riset sebelum wawancara kerja, seperti nilai-nilai perusahaan, pimpinan perusahaan, dan tanggung jawab dari jabatan yang ditawarkan. Dengan begitu Anda tidak salah tingkah saat ditanya tentang profil perusahaan dan mendapat nilai plus dari pewawancara karena itu artinya Anda memiliki ketertarikan tinggi akan perusahaan tersebut.

 

Latih Jawaban Anda

Latihan menjawab pertanyaan satu malam sebelum wawancara kerja dapat mengurangi ketegangan Anda lho. Jika tidak ada teman atau kekasih yang bisa berperan sebagai pewawancara, lakukan saja seorang diri di depan kaca. Selain melatih dialog, sebaiknya perhatikan juga cara bicara dan body language saat menjawab pertanyaan.

 

 

Get in the Mood

Mood yang baik bukan untuk berpesta saja, tapi juga untuk wawancara kerja. Aura positif akan terpancarkan dari attitude semenjak Anda menginjak gedung kantor tersebut. Bangkitkan mood bahagia dengan mendengarkan lagu penyemangat, tidak terburu-buru, atau menyantap burger favorit Anda*. *

 

Bersikap Baik Pada Semua Orang

Sementang Anda belum bertemu si pewawancara, Anda cemberut dan jutek pada orang lain. Big no no, dear. Sebaiknya, Anda bersikap baik pada semua orang. Contohnya, ucapkan terima kasih ketika satpam membukakan pintu atau sapalah resepsionis dengan senyuman hangat. Tidak jarang, lho, sang interviewer menanyakan pendapat resepsionis mengenai perilaku Anda.

 

Jangan Terlihat Bosan

Jika Anda dikelilingi dengan belasan calon pegawai lainnya, kemungkinan besar Anda akan menunggu cukup lama. Di ruang tunggu pun, Anda tetap harus menjaga diri. Jangan sibuk bermain game di handphone atau lebih buruk lagi… tidur! Lebih baik, Anda pelajari kembali perusahaan tersebut atau buatlah catatan kecil di notebook. Nah, lebih enak kan dilihatnya?

 

 

Persiapkan Dokumen Anda

Anda harus persiapkan perlengkapan dengan rapi dan teratur. Bawalah sebuah map yang mudah dibuka agar bisa mengelurkan CV dan portofolio secepat kilat ketika diminta. Bayangkan jika si bos harus menunggu selagi Anda merogoh-rogoh isi tas. Tidak mau kan dicatat sebagai si time consumer?

 

Tahu Kualitas yang Anda Miliki

Saat melakukan wawancara kerja, penting untuk mengetahui kualitas diri. Anda harus mengenali kemampuan, kelebihan, dan potensi yang dapat ditawarkan ke perusahaan. Deskripsikan dengan baik pengalaman kerja atau organisasi yang pernah dilakukan sebelumnya. Mengenali diri sendiri dapat membuat Anda menjadi lebih tenang saat wawancara karena Anda sudah tahu “senjata” yang dimiliki untuk maju ke medan perang (baca: ruang wawancara).

Jangan Terlambat!

Anda tidak boleh terlambat saat wawancara kerja. Datang terlambat dapat membuat stres dan tidak fokus saat wawancara. Sediakan waktu yang cukup untuk menempuh perjalanan sehingga Anda dapat datang satu atau setengah jam sebelum wawancara dimluai. Dengan begitu, Anda punya cukup waktu untuk melihat kembali CV, melatih jawaban, hingga membetulkan tatanan makeup.

 

 

sumber:

Written by 

Related posts

Leave a Comment