Search

Antisipasi Kejadian di Tahun Baru, Polisi Lamongan Razia Petasan

BABEBOLA– Tahun baru selalu identik dengan kembang api dan petasan. Mengantisipasi kejadian yang tak diinginkan akibat petasan, Polisi menggelar razia petasan dan kembang api di sejumlah toko di Lamongan.

Kasat Intelkam Polres Lamongan AKP Slamet Riyadi mengatakan, razia petasan dan kembang api ini adalah cipta kondisi menjelang Natal dan Tahun Baru.

“Sasarannya terutama petasan dan kembang api, maupun toko yang tidak memiliki izin,” tegas Slamet di sela-sela razia kepada wartawan, Selasa (19/12/2017).

Dikatakan Slamet, dalam razia yang dilakukan di hampir seluruh Lamongan ini, petasan sekecil apapun dilarang dan tidak boleh diperjualbelikan. Untuk kembang api, kata Slamet, yang diperbolehkan adalah ukuran 2 inchi ke bawah dan kalau ukuran 2 inchi ke atas harus ada izin tersendiri dari Mabes.

“Razia kali ini kami lakukan di 5 titik, diantaranya di Kota, Babat, dan Karanggeneng,” terangnya.

Lebih jauh, Slamet mengatakan, dalam razia kali ini pihaknya tidak hanya melibatkan petugas kepolisian dari unsur Intelkam saja, tapi juga dari kesatuan lain seperti Reskrim dan Sabhara. Slamet mengaku, petasan dinilai membahayakan karena bisa membuat kaget orang apalagi bagi yang memiliki penyakit jantung.

“Petasan juga penggunaannya sangat rawan karena sewaktu-waktu bisa meledak, itu sangat bahaya,” tukasnya.

Slamet berjanji, kalau nanti ditemukan adanya penjual atau pembuat petasan, pihaknya akan menjeratnya dengan undang-undang darurat. “Kalau penjual terkait kembang api jelas di proses dengan reskrim, makanya kami melibatkan semua fungsi terkait penyitaan barang buktinya dan sebagainya untuk terkait pelanggaran undang-undang,” terang Slamet.

 

 

Sumber:

Written by 

Related posts

Leave a Comment