Search

Ara: Elektabilitas Tinggi, Bukti Jokowi Masih Dicintai Rakyat

BABEBOLA Tingginya elektabilitas sebagai calon presiden pada Pilpres 2019 berdasarkan hasil sejumlah lembaga survei makin menegaskan, rakyat puas dengan kerja nyata yang sudah dilakukan oleh Presiden Jokowi.

Hal ini disampaikan oleh Politikus Muda PDI Perjuangan Maruarar Sirait biasa disapa Ara, saat menjadi pembicara dalam Presentasi dan Diskusi Survei Nasional Indo Barometer bertajuk “Siapa Penantang Potensial Jokowi di 2019?” di Hotel Atlet Century Park Senayan, Jakarta, Minggu (3/12/2017).

Selian Maruarar, hadir pula sebagai pembicara Politikus PKB Abdul Kadir Karding, Sekjen Partai Demokrat Hintja Panjaitan, Politikus Partai Golkar Aziz Syamsudin, Waketum Gerindra Fadli Zon dan Direktur Eksekutif Indo Barometer Muhammad Qodari.

Dalam kesempatan iti Maruarar mengatakan selama 3 tahun menjabat sebagai Presiden Republik Indonesia, Jokowi telah melakukan kerja-kerja nyata. Antara lain, di era pemerintahannya pembangunan tidak lagi jawa sentris.

Namun, pembangunan benar-banar merata dari ujung barat sampai ujung timur Indonesia.

“Baru di era Pak Jokowi pembangunan merata tidak lagi berpusat di pulau Jawa,” tegasnya.

Ara menambahkan hanya di pemerintahan Jokowi-JK desa dilibatkan dalam pembangunan dengan menggulirkan dana desa sebesar 60 triliun rupiah pertahun.

Dengan adanya dana desa ini maka pemberdayaan terhadap masyarakat desa terbangun.

“Sebagian besar masyarakat kita tinggal di pedesaan. Dengan adanya dana desa ini merupakan upaya nyata yang dilakukan pemerintah dalam menciptakan kesejahteraan. Kerja nyata lainnya pemerintah memberikan sertifikat tanah secara gratis kepada masyarakat,” jelasnya.

Maruarar mengakui kesenjangan sosial di Indonesia masih ada. Namun kesenjangan tersebut terus dipersempit dengan kerja-kerja nyata dengan memberikan kesempatan masyarakat kelas menengah ke bawah dalam keterlibtannya dalam ekonomi.

“Saya akui konglomerasi ada di Indonesia. Tapi konglomerasi terjadi sudah sejak lama. Bukan di era Presiden Jokowi,” imbuhnya.

Pada kesempatan yang sama Direktur Eksekutif Indo BarometerMuhammad Qodari mengungkapkan berdasarkan hasil survei tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Jokowi sebagai presiden cukup tinggi, sebesar 67,2 persen.

“Jika dibanding dengan survei sebelumnya, tren tingkat kepuasan publik terhadap Jokowi semakin meningkat sejak survei nasional pada Maret 2015 sampai November 2017. Sempat melemah hanya pada September 2015,” jelasnya.

Qodari menjelaskan bahwa setidaknya ada lima alasan utama publik puas terhadap kinerja Presiden Jokowi. Antara lain meningkatknya pembangunan, dekat dengan rakyat kecil, menempati janji kampaye, bantuan pendidikan, dan memberikan bantuan bagi masyarakat miskin.

Berdasarkan hasil survei yang dilakukan oleh Indo Barometermenyatakan jika pilres digelar hari ini Jokowi masih menempati posisi tertinggi sebebar 44,9 persen. Kemudian disusul Prabowo Subianto sebesar 18, 4 persen.

Survei nasional ini dilaksanakan pada 15-23 November 2017 di seluruh provinsi di Indonesia. Jumlah sampel sebanyak 1200 responden dengan margin of error sebesar 2,83 persen, pada tingkat kepercayaan 95 persen.

 

 

 

 

 

SUMBER

Written by 

Related posts

Leave a Comment