Search

Begini Fakta Keseharian Ibu Pembunuh Calista

BABEBOLA.COM – Kasus penganiayaan terhadap bayi bernama Calista hingga tewas di Karawang membuat publik geram. Sebab, pelakunya adalah ibunya sendiri, yakni Sinta.

Sinta adalah ibu kandung Calista. Ia diduga telah menganiaya bayinya dalam tiga bulan terakhir, yang membuat Calista koma berhari-hari di rumah sakit hingga akhirnya meninggal dunia pada Minggu (25/3).

Banyak yang bertanya-tanya, tidak adakah keluarga lain yang mengetahui perbuatan biadabnya ataukah mereka mengetahui namun diam saja?

1. Perlakuan kasar tidak pernah ditunjukkan Sinta di dalam rumah

IDN Times/Indiana Malia

Syarief Hidayat (62), ayah Sinta, akhirnya buka suara soal ini. Ia mengatakan dalam kehidupan sehari-hari selama di rumah, Sinta ternyata tidak pernah menunjukan sikap kasar terhadap buah hatinya.

“Di rumah mah dia baik sama anaknya (Calista), gak ada kasar. Kalo kasar mah udah saya omelin karena saya sayang banget sama cucu saya itu,” kata Syarief kepada IDN Times di rumahnya di Kampung Jatirasa Barat, RT 004 RW 001, Kelurahan Karangpawitan, Kecamatan Karawang Barat, Jawa Barat, Senin (26/03).

2. Penyiksaan dilakukan di luar rumah

IDN Times/Indiana Malia

Syarif mengatakan penyiksaan terhadap Calista terjadi di luar rumahnya, sehingga ia tidak mengetahui kasus ini. “Saya gak tahu ya kalau udah di luar si Sinta ini gimana ke Calista,” lanjut Syarief.

3. Sinta kabur dari rumah dan berbohong mengenai tempat tinggal barunya

IDN Times/Indiana Malia

Syarif mengatakan Sinta mendadak meninggalkan rumah pada 3 Januari 2018. Kepada Syarif, Sinta melalui pesan singkat mengatakan bahwa dirinya dan Calista pergi dari rumah untuk tinggal dengan bibinya yang kerap iya sapa dengan sebutan “Emak” yang memang sedari kecil merawat Sinta.

Menanggapi pesan singkat tersebut, Syarief tidak khawatir karena memang sebelumnya Sinta sering menginap dan tinggal di rumah bibinya tersebut.

“Pergi dari rumah, ngakunya tinggal dirumah Emak, eh suatu hari Emak ke sini nanyain si Sinta sama Calista di mana. Saya kaget, ternyata Sinta bohong selama ini,” terang Syarief.

4. Sinta selalu menghindar saat bertemu di rumah sakit

IDN Times/Indiana Malia

Semenjak itu Syarief tidak pernah bertemu lagi dengan anak dan cucunya tersebut hingga akhirnya pada tanggal 10 Maret 2018 ada 2 orang laki-laki datang ke rumahnya untuk mengabari bahwa cucunya sedang dirawat di RSUD Karawang karena disiksa oleh ibunya.

“Nah pacarnya itu yang ngabarin ke sini, katanya Si Calista koma di rumah sakit, saya langsung buru-buru ke sana (ke rumah sakit),” terang Syarief.

Sinta diakui Syarief selalu mengelak untuk bertemu dengan dirinya ketika bertemu di rumah sakit karena merasa takut dan bersalah atas kejadian tersebut.

“Takut dia (Sinta), ngindar terus pokoknya kalau ketemu, padahal mah saya gak marah sebenarnya, dia takut karena dia kan tau saya sayang banget sama Calista,” tutur Syarief.

5. Sinta terpukul atas kepergian Calista

IDN Times/Indiana Malia

Sinta kini telah ditahan di Polres Karawang. Ia hadir saat pemakaman Calista. Saat melihat jenazah sang anak diturunkan ke liang lahat, Sinta menangis tersedu-sedu. Ia juga berkali-kali pingsan.

Calista dikebumikan tak jauh dari tempat tinggal kakeknya di Taman Pemakaman Umum (TPU) Rawa Jati Gonggo, Jatirasa Barat, Karawang pada Minggu siang.

 

Sumber:

Written by 

Related posts

Leave a Comment