Search

Bintang Euro 2008, Roman Pavlyuchenko Diincar Klub Liga Indonesia Satu Ini!

BABEBOLA – Sama seperti halnya di eropa, geliat bursa transfer di liga Indonesia bisa dibilang teramat menarik diperhatikan.

Apalagi di rumor terbarunya kali ini, ada nama sosok bintang sepakbola dunia yang ikut dikait-kaitkan.

Adalah mantan striker timnas Rusia di gelaran Euro 2008, Roman Pavlyuchenko yang tengah ramai diperbincangkan media.

Sosok yang jadi momok menakutkan dalam Euro 2008 bersama Andrei Arshavin ini dikabarkan tengah membahas kontrak dengan salah satu tim asal Indonesia.

Pemain yang pernah menjadi juru gedor Tottenham Hotspur itu pun menyambut baik tawaran tersebut.

Hal itu diungkapkan langsung oleh Pavlyuchenko kepada salah satu media Rusia, Sport Express.

“Saya tahu tim itu di Indonesia dan itu adalah tim dari Ibu Kota,” ucap Pavlyuchenko sambil tertawa.

“Namun, saya belum diberitahu nama timnya. Setelah menerima kontrak, saya akan mengetahui semua tentang klub itu. Karena itu, saya belum bisa mengatakan detail apa pun sampai semuanya jelas,” tuturnya dan kembali tertawa.

Saat ini, Ibu Kota Indonesia, Jakarta memiliki dua klub Liga 1yaitu Persija dan Bhayangkara FC.

Untuk Persija, mereka kemungkinan pindah main ke Karawang pada musim 2018 karena persoalan renovasi Stadion Patriot di Kota Bekasi.

Persija juga sudah melengkapi kuota pemain asing mereka.

Oleh karenanya, kemungkinan Pavlyuchenko bergabung dengan Macan Kemayoran bisa dibilang cukup kecil.

Di lain pihak, Bhayangkara FC, yang akan bermarkas di Stadion PTIK, Jakarta Selatan, masih mencari pemain asing untuk lini depan.

Hal ini lah yang memperkuat spekulasi terkait target transfer jawara Liga 1 musim lalu tersebut.

Selain ditaksir klub Indonesia, eks pemain Spartak Moskva ini juga dikabarkan ditaksir klub India.

Selain dua klub itu, Pavlyuchenko juga disebut-sebut menjadi incaran klub Uzbekistan, Lokomotiv Tashkent dan tim Rusia, Baltika Kaliningrad.

Pria dengan tinggi 188 cm ini langsung menampik kabar tentang Lokomotiv Tashkent.

Pasalnya, dia didekati oleh pihak ketiga dan bukan oleh manajemen klub langsung sehingga dia menganggap klub itu tak serius.

Baltika Kaliningrad tak masuk dalam pertimbangan Pavlyuchenko karena klub itu bermain di liga satu dan bukan di liga utama.

Selain itu, dia juga lelah harus bermain di Liga Rusia yang mengharuskan dia bepergian dengan jarak yang cukup jauh dari satu kota ke kota lainnya.

Written by 

Related posts

Leave a Comment