Search

Cerita Saksi Mata Kecelakaan Maut Bus Rombongan Wisata di Mangunan Imogiri

BABEBOLA Kecelakan maut yang menimpa bus Mercedes Benz Langsung Jaya di jalur Dlingo-Imogiri, Minggu (3/12/2017) diduga karena rem blong.

Hal itu diterangkan Kanit laka Satlantas Polres Bantul, Ipda Mulyanto. Dijelaskan Ipda Mulyanto, kecelakaan maut tersebut bermula ketika bus pariwisata Langsung Jaya nopol AD 1425 EF melaju dari arah timur (Dlingo) menuju ke barat (Imogiri).

Sesampainya di tempat kejadian, pada jalan menurun dan menikung pengemudi tidak mampu menguasai laju kendaraannya.

“Karena diduga rem tidak berfungsi, sehingga lepas kendali dan akhirnya menabrak tebing yang berada di utara jalan,” ungkapnya, Minggu malam

Diketahui sebelumnya, bus pariwisata Langsung Jaya nopol AD 1525 EF asal Boyolali Jawa Tengah menabrak bukit di Jalan Imogiri-Dlingo, tepatnya di Desa Wukirsari, Kecamatan Imogiri.

“Saya dengar bunyi ‘Duarrr’ ternyata bus nabrak bukit Bego. Kalau tidak nabrak bukit, pasti masuk ke dalam jurang, akan lebih banyak korban jiwa,” cerita Rustam, warga sekitar yang menajdi saksi kejadian.

Melihat kejadian itu, dirinya mengaku langsung membantu proses evakuasi korban.

Namun lantaran jerit histeris yang menggema dari para korban,  dirinya tak kuasa menahan pilu.

“Saya lihat dua mayat meninggal di lokasi kejadian,ditutup pakai daun pisang,”ujar Rustam.

Dijelaskan Rustam, yang saat itu meninggal di lokasi kejadian diketahui seorang kenek dan pemandu wisata perjalanan bus.

Diketahui dari informasi yang berhasil dihimpun, rombongan wisata berangkat dari Boyolali pukul 07.00 WIB dengan tujuan Tebing Breksi, Hutan Pinus.

Setelah rombongan dari Hutan Pinus, selanjutnya mereka hendak melanjutkan perjalanan untuk menuju Pantai Depok.

Sesampainya di Bukit Bego, bis oleng dan menabrak bukit.

Korban dilarikan ke Rumah Sakit Nur Hidayah, RSUP Dr Sardjito, Rumah Sakit Panembahan Senopati, Puskesmas Imogiri, dan sebagian di Mapolsek Imogiri.

 

 

 

 

 

SUMBER

Written by 

Related posts

Leave a Comment