Search

Cinta Pandangan Pertama, 1 dari 6 Mitos tentang Cinta yang Masih Dipercaya Orang hingga Sekarang

BABEBOLA Mitos sangat susah untuk dihilangkan. Kita sering mempercayai sesuatu yang bahkan tidak ada bukti kuat.

Cinta tidak berbeda dari bidang kehidupan lainnya. Beberapa stereotip umum tentang cinta bisa jadi benar-benar membahayakan hubungan anda.

Namun, bila anda memedulikannya, anda akan membuat beberapa kesalahan. Kemudian hal itu akan menjadi penyesalan di masa depan.

Bright Side mengumpulkan 6 kesalahan terbanyak yang telah menyebar luas tentang percintaan yang dapat menghalangi jalan kebahagiaan anda.

1. Ketertarikan yang berbeda

Seberapa sering anda mendengar kata tersebut? Walaupun itu populer, itu terbukti salah.

Umumnya, orang yang telah lama menjalin hubungan memiliki lebih banyak persamaan daripada perbedaan di awal perjalanan mereka.

Di awal pertemuan pertama mereka, mereka menyadari ciri pembawaan orang lainnya yang mereka pengaruhi sendiri.

Sinyal ciri pembawaan ini bahwa pasangan dapat membentuk suatu kerjasama yang harmonis di masa depan.

Selain itu, ditemukan bahwa pasangan dengan kepribadian dan nilai-nilai yang sama menjadikan mereka orangtua lebih baik daripada pasangan dengan perbedaan watak.

2. Aku dapat mengubahnya

Jika anda masih percaya anda dapat mengubah pasangan, lupakan itu. Yakinlah, sebuah hubungan meninggalkan sebuah kesan akan kebiasaan seseorang.

Namun, ada batasan mendasar yang anda tidak dapat ubah, tidak peduli betapa keras anda berusaha, yaitu kepribadian, sikap, nilai-nilai, dan suatu seleksi sosial yang berhubungan dengan perilaku.

Bila anda bermimpi seorang pasangan yang memahami dan mendukung anda, anda dalam keadaan lebih baik bersama seseorang yang berbagi pandangan anda.

3. Hidup bersama sebelum menikah adalah suatu cara yang bagus untuk saling mengenal satu sama lain

Untuk membuat sebuah keputusan penting, anda butuh mengenali seseorang dengan baik. Bagaimanapun juga, tinggal bersama dalam satu atap bukanlah cara terbaik.

Pasangan yang tinggal bersama mungkin berjalan lancar untuk sesaat, namun siap menikah tidak terjadi begitu saja.

Orangtua akan mulai menanyakan kapan akan menikah karena: “Apalagi yang kalian tunggu sementara kalian telah hidup bersama?”

Pertanyaan itu akan memicu pasangan langsung menikah daripada mempertimbangkan masak-masak sebelumnya.

Di masa depan, mereka mungkin jadi bercerai atau merasa tidak puas karena langkah mereka terlalu dini.

Sampai saat itu, waktu terbaik untuk memulai hidup bersama adalah setelah anda berdua siap untuk mengucapkan janji setia.

4. Belahan jiwa sudah ditetapkan sebelumnya

Banyak orang bermimpi menemukan pasangan yang tepat sempuran setelah lama pencarian.

Nyatanya, kita tidak akan menemukannya, tetapi menjadi belahan jiwa bagi satu sama lain adalah hasil dari kebahagiaan dan keharmonisan pernikahan.

Lagi pula, lebih dari miliaran orang yang tinggal di planet ini, yakinlah ada lebih dari satu yang dapat menjadi bagian dari anda.

Ini adalah dibalik argumen bahwa nilai-nilai ikatan pasangan seharusnya cocok. Namun, hanya cinta yang bertahan lama dan saling menghormati dalam menghadapi segala rintangan, akan membuat anda merasa telah mendapatkan belahan jiwa di samping anda.

5. Cinta punya masa kadaluarsa

Orang yang mengklaim hal tersebut adalah salah. Sebuah penelitian oleh Stony Brook University di New York, menemukan bahwa perasaan pada pasangan baru sekuat hubungan yang telah berlangsung 10 sampai 29 tahun.

Dalam kedua kasus ini, inti dari sukarelawan yang ambil bagian dalam percobaan bereaksi pada foto-foto mereka dengan sebuah cara yang serupa.

Meskipun demikian, tetaplah berpikir bahwa cinta abadi adalah hanya mungkin jika pasangan saling peduli satu sama lain, menghormati pendapat satu sama lain, dan bahu membahu menyelesaikan masalah mereka.

6. Cinta pada pandangan pertama ada

Mitos ini sangat umum tetapi tidak akurat. Penelitian menunjukkan bahwa ketika menilai seorang pria pada sebuah pertemuan pertama, seorang wanita hanya butuh 6 kali pandangan untuk memutuskan bila pria itu tepat untuknya.

Sementara itu tidak ada benar-benar cinta pada pandangan pertama. Enam kali pandangan tidaklah cukup.

Menurut penulis dan pelatih kehidupan, Ali Campbell, seorang wanita butuh 45 detik untuk memutuskan bila ia menyukai seorang pria.

Written by 

Related posts

Leave a Comment