Search

Dalam Seminggu, 2 Perempuan Jadi Korban Buaya Sungai Batanghari

BABEBOLA Belum lama ini, warga di Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi dihebohkan dengan hilangnya seorang perempuan berumur 53 tahun bernama Hofsah karena diseret buaya di Sungai Batanghari. Kali ini, jasad seorang emak-emak lainnya ditemukan tak utuh dan diduga kuat akibat serangan predator sungai itu.

Ilham, seorang warga Kabupaten Tebo mengatakan, korban kali ini bernama Samsidar, wanita berumur 66 tahun warga Desa Malako Intan, Kecamatan Tebo Ulu, Kabupaten Tebo.

Perempuan tua itu dinyatakan hilang saat berada di sungai sejak Rabu, 21 Februari 2018, sekitar pukul 15.00 WIB. Ia diduga hilang setelah diserang buaya di Sungai Batanghari.

“Menurut kabar dari warga lain, dia (korban) menyeberangi sungai menggunakan perahu. Namun hingga petang, tak kunjung pulang,” ujar Ilham saat dihubungi di Tebo, Sabtu, 24 Februari 2018.

Saat itu, kata Ilham, Samsidar hendak pergi ke desa tetangga untuk melihat kebun sayur miliknya. Keluarganya yang khawatir akhirnya menyusul ke kebun karena hingga petang, korban tak kunjung pulang.

Keluarga yang menyusul kaget, sosok Samsidar tak ada di kebunnya. Hanya ditemukan sepasang sandal, baju, dan galon milik korban. Kejadian itu langsung dilaporkan keluarga ke aparat desa dan warga lainnya.

“Warga heboh saat itu, aparat polisi, TNI dan warga ramai-ramai mencari di sungai. Ini menakutkan karena belum lama ini juga ada kejadian yang sama karena serangan buaya,” ucap Ilham.

Jasad Ditemukan Tak Utuh

Peristiwa itu dibenarkan Kapolres Tebo, AKBP Budi Rachmat melalui Kapolsek Tebo Ulu, Iptu Razali.

Menurut Razali, jasad korban berhasil ditemukan oleh tim pencari sehari setelahnya atau pada Kamis, 22 Februari 2018, sekitar pukul 10.00 WIB. Korban ditemukan mengapung di sungai, berjarak sekitar dua kilometer dari lokasi pertama hilang.

“Saat dilakukan pengecekan oleh tim medis dan keluarga korban. Jasad tersebut dipastikan adalah jasad Samsidar yang sebelumnya dikabarkan hilang,” ujar Razali menjelaskan.

Nahasnya lagi, jasad korban saat ditemukan ternyata sudah tidak utuh lagi. Kedua tangannya hilang, bagian perut ke bawah hingga kaki juga hilang.

Melihat kondisi jasad korban itu, ia menduga Samsidar hilang di sungai akibat dimangsa buaya. Namun demikian, polisi belum bisa memastikan penyebab meninggalnya Samsidar.

Written by 

Related posts

Leave a Comment