Search

Dituduh Pakai Sasis M1 2016 pada 2 Balapan Terakhir, Ini Jawaban Rossi

BabeBola.net – Valentino Rossi telah membatasi kerugian pada akhir pekan lomba seri ke-9, MotoGP Jerman 2017 di sirkuit Sachsenring, Minggu (2/7) malam WIB. Setelah memulai start dari posisi ke-9, The Doctor masih sanggup finis kelima.

Namun kekecewaan tampak di raut wajah Rossi pasca lomba MotoGP Jerman 2017. Tentu saja ia agak meratapi hasil balapan, karena pembalap 38 tahun itu kalah cepat dari rekan setimnya, Maverick Vinales, yang finis satu tingkat di atasnya meski memulai dari posisi start ke-11.

Pun Rossi harus mengakui keunggulan pembalap debutan dari tim satelit Yamaha Tech 3, Jonas Folger, yang finis nomor dua setelah Marc Marquez. Seperti diketahui, Jonas bersama rekan setimnya, Johann Zarco, menggeber motor musim lalu (Yamaha YZR-M1 spesifikasi 2016), yang dinilai Rossi lebih baik ketimbang M1 spesifikasi terbaru (2017).

Meski begitu, walau saat ini Marquez (129 poin) mengakuisisi klasemen sementara pembalap dari Maverick Vinales (124) serta Andrea Dovizioso (123). Perolehan nilai Rossi (119) masih kompetitif hingga separuh jalan musim ini.

“Kami tidak bisa senang untuk menempati posisi kelima , karena kami selalu berharap mampu naik podium,” beber Rossi usai lomba MotoGP Jerman 2017 kepada Sky Sports Italia seperti ditulis Tuttomotoriweb.

“Tetapi saat kami melaju pada akhir pekan, kami melakukan yang terbaik yang bisa kami lakukan. Lombanya tidaklah buruk. Saya menyesal tidak bisa bertarung dengan Vinales untuk berebut posisi keempat. Tetapi dia memang lebih cepat sepersekian detik dari saya,” imbuh The Doctor.
Valentino Rossi di grid start akhir pekan lomba MotoGP Jerman 2017 di sirkuit Sachsenring. (Foto-Yamaha)
Jurnalis Sky Sports Italia, Guido Meda, menduga hasil oke Rossi di MotoGP Assen dua pekan lalu, dan finis kelima di MotoGP Jerman kemarin. Disebabkan Rossi menggunakan sasis lawas Yamaha, yakni sasis YZR-M1 spesifikasi 2016 layaknya Jonas Folger.

Tengok saja Folger yang walau ban belakangnya kritis di dua lap terakhir MotoGP Jerman, masih bisa finis 3,3 detik di belakang Marquez. Sedangkan Vinales terpaut 14,2 detik dari kompatriotnya itu. Lantas Rossi tertinggal 14,9 detik.

Seperti diketahui pasca meraih hasil buruk di MotoGP Catalunya 2017, Rossi mencak-mencak ke Yamaha kalau sasis YZR-M1 terbaru kurang oke diajak menikung. Selain itu, getaran pada bagian depan lebih terasa. Merebah pun jadi lebih lama saat melibas belokan, yang menyebabkan permukaan ban belakang lebih cepat habis.

Rossi pun bilang, bahwa M1 2016 lebih baik ketimbang M1 2017. Yamaha lantas meresponsnya dengan mengatakan mereka membawa sasis baru ke tes Catalunya. Hebatnya, setelah tes itu Rossi langsung moncer dengan menjuarai MotoGP Assen, meski tak ada satupun tim yang melakukan pengujian di sana sebelumnya.

Apa jawaban Rossi soal tuduhan Guido Meda terhadapnya yang memakai sasis lawas di M1 2017? “Sasis motor baru kami tidak seperti itu pada tahun 2016. Ini berasal dari tahun 2017 dan merupakan modifikasi,” kata Rossi berkilah.

“Saya sangat senang telah menggunakannya (sejak Assen) dan hari ini juga (di MotoGP Jerman). Karena dengan sasis yang lain (sebelum yang terbaru), ini akan menjadi kekalahan seperti di Catalunya dan Jerez,” kata Rossi menambahkan.

Lebih jauh juara dunia kelas bergengsi tujuh kali itu menjelaskan: “Folger melakukan pekerjaan yang bagus sepanjang akhir pekan (MotoGP Jerman), seperti Zarco di Le Mans, selamat buatnya. Dia mengendarai motor dengan sangat bagus, bahkan selama tes. Dari motor 2016 kami melihat (beberapa kelebihan), tak banyak getaran, dan lebih kuat dan cepat saat melibas tikungan.”

SUMBER : SKYSPORT.COM

Written by 

Related posts

Leave a Comment