Search

Dua Kesalahan Fatal Saat Memanggang Daging Barbeque

Dua Kesalahan Fatal Saat Memanggang Daging Barbeque

 

BabeBola.net, Jakarta — Hampir semua orang suka makan daging panggang atau barbeque. Sekilas memang terlihat mudah untuk membakarnya. Hanya tinggal siapkan panggangan batu bara atau oven, daging pun siap dibakar.

Hanya saja, kenyataannya memanggang daging itu gampang-gampang susah. Salah cara membakarnya, daging bisa-bisa kering dan keras disantap.

“Kesalahan utama yang kerap dilakukan orang saat memanggang daging adalah pengaturan temperatur atau suhu ovennya,” kata Aldecy Bastos, executive chef restoran Brasil Tucano’s kepada CNNIndonesia.com di Jakarta.

“Ketika temperatur atau suhu oven terlalu tinggi, daging bisa cepat gosong tapi bagian dalamnya belum matang.”

Koki asli Rio de Janeiro, Brasil ini mengungkapkan juga bahwa tiap jenis bagian daging ternyata memiliki karakteristik, teknik, dan suhu pemanggangan yang berbeda-beda.

“Biasanya suhu oven yang dipakai saat memanggang daging berkisar antara 100-170 derajat, tergantung dagingnya,” ucapnya.

“Untuk daging brisket yang dikenal alot biasanya saya pakai suhu 117 derajat dan dipanggang selama 1,5 jam.”

Selain suhu oven, kesalahan kedua yang kerap dilakukan adalah pembumbuan daging yang berlebihan. Pembumbuan atau marinate dengan berbagai tambahan rempah ini kerap ditambahkan untuk membuat daging jadi lebih enak.

Hanya saja, Bastos menyarankan untuk tidak berlebihan memberi bumbu.

Pastikan temperatur panas tepat sebelum membakar daging

“Boleh saja memberi bumbu rempah, namun kebiasaan di Brasil, kami hanya membumbui daging dengan rock salt (garam berbulir besar) kemudian dibakar.”

Penggunaan bumbu minimalis seperti garam, dan beberapa ditambahkan lada akan membantu mengeluarkan rasa asli dari daging. Sebaliknya, pengunaan bumbu rempah yang berlebihan akan menutupi rasa asli daging.

 

 

Sumber : CNN Indonesia

Written by 

Related posts

Leave a Comment