Search

Fakta-fakta Pembobolan Indomaret Pondok Cabe, Kerugian Sampai Aksi Kejahatan Pelaku

BabeBola.com – Jakarta, Polisi mengagalkan aksi kawanan pencuri spesialis minimarket di Indomaret Pondok Cabe VI, Rabu (15/7/2017).

Tak tanggung-tanggung, dalam peristiwa tersebut, komplotan pencuri berusaha membobol mini market tersebut.

Beruntung, aksi tersebut berhasil digagalkan pihak kepolisian.

Meski begitu, dua dari kawanan perampok tersebut harus meregang nyawa lantaran terkena lemparan peluru dari aparat kepolisian.

Lebih lanjut, berkaitan dengan peristiwa ini, sejumlah fakta pun terungkap.

Dihimpun Tribunwow.com, berikut ulasan lengkapnya:

1. Pelaku sempat curi barang dari minimarket

Katno (46), warga yang berada di sekitar lokasi kejadian menyatakan saat penggerebekan oleh aparat kepolisian, minimarket tersebut dalam kondisi tertutup.

“Para pelaku sepertinya sudah berhasil menggasak sejumlah barang dari dalam minimarket. Sebab mobil pelaku yang diparkir di depan Indomaret sudah penuh dengan barang,” kata Katno sebagaimana dikutip dari Wartakota.

2. Pelaku berniat kabur

Dijelaskan Katno lebih lanjut, saat aparat kepolisian menggerebek lokasi tersebut, pelaku hendak kabur.

Kawanan perampok tersebut berusaha keluar dari belakang minimarket melalui atap rumah warga.

Adapun, akibat dari kejadian ini, kaca munibus yang milik kawanan perampok pecah.

“Di dalam mobil itu ada dua pelaku yang tewas ditembak polisi. Gak tahu ditembak saat di dalam mobil atau bagaimana,” terang Katno.

“Sedangkan satu pelaku lagi sudah di dalam mobil polisi, sudah ketangkep. Jadi totalnya ada empat pelaku. Dua perampok tewas didor, dua ditangkap hidup-hidup,” tambahnya lagi.

3. Sudah sering beraksi

Berdasarkan informasi yang dihimpun, pelaku perampokan terhadap Indomaret Pondok Cabe VI ternyata sudah sering melancarkan aksinya.

Indomaret
Mobil pelaku pencurian di Indomaret Pondok Cabe pecah kacanya terkena tembakan polisi. (Wartakota)

“Para pelaku paling tidak sepanjang 2017 telah melakukan kejahatan sebanyak 13 (tiga belas) kali di wilayah Tangerang Raya,” kata Kasat Reskrim Polres Tangsel AKP Alexander Yurikho pada wartakotalive.com, Rabu (15/11/2017).

Dijelaskan Alexander lebih lanjut, saat ini pihak kepolisian masih berupaya mencari tahu tentang jaringan perampok ini.

“Selanjutnya pelaku yang meninggal dunia dan yang terluka dikirim ke RS Polri Kramat Jati untuk dirawat dan dimintakan visum,” ungkapnya.

4. Sejumlah barang jadi bukti kejahatan kawanan rampok

Hingga saat ini pihak kepolisian masih mengumpulkan barang bukti untuk menyelidiki kasus ini.

Indomaret
Barang curian sudah sempat dimasukkan ke mobil pencuri di Indomaret Pondok Cabe. (Warta Kota/Alija Berlian Fani)

“Barang bukti masih dalam tahap pendataan, 230 minuman dari berbagai bermerek, ratusan air minum dalam kemasan, linggis untuk merusak pintu toko, dan sejata tajam,” kata Kapolres Tangsel AKBP Fadli Widiyanto dalam keterangan tertulisnya, Rabu (15/11/2017).

5. Total kerugian

Dijelaskan Kasat Reskrim Polres Tangsel AKP Alexander Yurikho, akibat peristiwa ini, minimarket tersebut pun mendapati kerugian material yang cukup banyak.

“Kerugian material yang ditafsir sekitar Rp 50 juta. Terdiri dari ratusan bungkus karton Susu beragam merk, puluhan bungkus rokok dan kosmetik beragam merk,” ucapnya.

 

 

 

 

 

SUMBER

Written by 

Related posts

Leave a Comment