Search

Gasak I Phone 5 Demi Bayar Utang ke Rentenir, Dua Pemuda Digulung Polisi

BABEOLA Dua pemuda warga Jl Gubeng Masjid Surabaya harus mendekam di sel tahanan Mapolsek Gubeng.

Ini lantaran nekat menjambret handpone (HP) di Jl Mayar Kertoarjo Surabaya, Sabtu (11/12/2017) malam.

Dua pelaku itu, yakni Tri Budi Utomo (31) dan Andreansyah (19). Kedua sahabat itu menggasak HP milik Dewi Triola.

Saat beraksi, keduanya mengendarai motor Mio L 5315 EV. Keduanya berputar mencari mangsa hingga akhirnya melihat korban tengah memainkan HP di atas motornya saat dibonceng temannya.

Tersangka Budi yang menjoki motor memepet korban. Sedangkan Andreansyah merampas HP I Phone 5 milik korban. Keduanya sempat bmembawa HP korban, kemudian berusaha kabur.

Menjadi korban jambret korban ini tidak putus asa, korban terus mengikuti pelaku dan berteriak jambret.

“Teriakan didengar oleh anggota kring Serse yang kebetulan sedang melakukan pengamanan. Pelaku yang panik dikejar korban dan anggota, kemudian hilang kendali dan terjatuh dan ditangkap,” sebut Kapolsek Gubeng, Kompol Sudarto, Selasa (12/12/2017).

Di hadapan penyidik, dua pelaku mengaku jika baru sekali ini menjambret, itupun karena butuh uang untuk membayar utang ke rentenir.

Namun Polisi tidak begitu saja percaya lantaran kedua pelaku cukup lihai menjalankan aksi kejahatan tersebut.

“Iya baru sekali ini. Kepepet untuk bayar hutang di rentenir. Saya utang satu juta, jadi satu juta setengah”, aku Andreansyah.

Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, kedua pelaku dijerat Pasal 365 KUH tentang pencurian dengan kekerasan yang ancaman hukumannya lebih dari empat tahun.

 

 

 

 

 

SUMBER

Written by 

Related posts

Leave a Comment