Search

Gembong Rampok Berusia 21 Tahun yang Ditembak Mati Punya Banyak Anak Buah

BabeBola.com  Medan, Meski usianya masih 21 tahun, namun sepak terjang Enggar Maulana Sitompul tak diragukan lagi dalam hal perampokan.

Pria yang tinggal di Jalan Sentosa Lama, Medan Perjuangan ini sudah lama menjadi target aparat kepolisian se-Kota Medan.

Sejak 2016, Enggar yang merupakan otak pelaku perampokan sudah 40 kali beraksi.

Namanya kerap tercatat di tiap laporan yang ada di semua Polsek sejajaran Polrestabes Medan.

“Enggar ini merupakan perekrut rampok. Banyak sekali anggotanya. Makanya setiap kali beraksi, mereka bisa sampai enam orang,” kata Kapolsek Medan Kota, Kompol Martuasah Tobing, Sabtu (11/11/2017).

Komplotan Enggar, sambung Martuasah, sebahagian sudah diamankan Polrestabes Medan dan Polsek Medan Timur.

Salah satu teman satu komplotan Enggar yang baru-baru ini ditangkap adalah Asyari Nasution (21) warga Jalan Letda Sudjono, Gang Pejuang No7 Lingkungan IV, Medan Tembung.

Seperti halnya Enggar, Asyari juga ditembak polisi. Namun, Asyari mendapat hadiah timah panas di kedua kakinya karena berusaha melawan dan menyerang petugas.

“Asyari dan Enggar ini sama. Mereka perekrut pelaku kejahatan. Barang bukti yang kami temukan dari tersangka Enggar berupa sebilah pisau yang kerap digunakan untuk menakuti dan melukai korbannya,” kata mantan Kanit VC/Judisila Polresta Medan ini, Sabtu (11/11/2017).

Terkait Enggar, lanjut Martuasah, tersangka ditangkap berdasarkan laporan korbannya yang merupakan warga negara Italia bernama Matilde Sfrappini (16).

Pada Sabtu (16/9/2017) lalu, Enggar dan Dedi Syahputra (sudah tertangkap) merampok Matilde di kawasan Jalan Balaikota Medan, tepatnya di depan Hotel Grand Aston.

“Dari tersangka Dedi kami kembangkan dan berhasil menangkap Enggar di Jalan Rumah Potong Hewan, Mabar kemarin malam. Nama Enggar juga masuk dalam daftar pencarian orang Polda Sumut,” katanya.

 

 

 

 

 

SUMBER

Written by 

Related posts

Leave a Comment