Search

Ini Kata Peserta “Gadget Story” Setelah Menjajal Galaxy S8

Peserta Gadget Story menjajal fitur kamera selfie Samsung Galaxy S8.(Dok. Kompas)

JAKARTA, KOMPAS.com – Sekitar 40 orang mendapat kesempatan untuk menjajal langsung Galaxy S8 sebelum dirilis ke pasar Indonesia dalam acara “Gadget Story”. Bagaimana kata peserta setelah menjajal flagship terbaru Samsung itu?

Didik Purwanto, peserta asal Jakarta, memuji habis desain dari Galaxy S8. Menurutnya, Samsung berhasil mendesain sebuah perangkat yang nyaman untuk digenggam, meski ukuran layarnya lebih besar dari sebelumnya.

“Ukurannya ringkas. Kebanyakan smartphone makin besar (ukuran), dia malah mengecil, makin enak (untuk digenggam),” tutur Didik setelah acara usai.

Galaxy S8 sendiri memiliki layar berbentang 5,8 inci. Sementara itu, Galaxy S8+ punya layar 6,2 inci. Berkat penggunaan teknologi “infinity display”, Samsung bisa memuat layar sebesar itu di bodi perangkat yang lebih ringkas.

Selain itu, menurut Santo, peserta lainnya, teknologi infinity display yang ada di Galaxy S8 membuat produk tersebut nyaman untuk menonton video.

“Layarnya juga menarik untuk nonton atau main game,” kata Santo.

 

Gadget Story ajak komunitas untuk menguji Galaxy S8 sebelum dijual di pasaran (KOMPAS.com/Deliusno)
Gadget Story ajak komunitas untuk menguji Galaxy S8 sebelum dijual di pasaran (KOMPAS.com/Deliusno)

 

Kebanyakan smartphone yang beredar saat ini memiliki aspect ratio 16:9. Samsung Galaxy S7 yang dirilis tahun lalu pun memakai aspect ratio ini.

Namun penerusnya, yakni Samsung Galaxy S8 justru memakai aspect ratio 18,5:9. Dengan kata lain, tampilan layarnya dibuat lebih panjang ketimbang pendahulunya, dan smartphone kebanyakan. Oleh karena itu, perangkat tersebut memang nyaman digunakan untuk menonton dan bermain game.

Kamera juga dipuji

Terakhir, peserta juga memuji kualitas kamera dari Galaxy S8. Menurut Didik, Galaxy S8 bisa memenuhi kebutuhannya untuk membuat blog. Selama ini, kata Didik, ia biasanya membawa begitu banyak perlengkapan. Dengan produk ini, perlengkapan itu bisa ditinggalkan di rumah dan diganti dengan Galaxy S8 saja.

“Biasanya ribet bawa kamera dan tripod. Kalau pakai Galaxy S8, tidak perlu bawa perlengkapan lain itu, semua bisa,” ujar Didik.

Kamera depannya sendiri memiliki sensor 8 megapiksel dengan kemampuan autofocus. Pengguna juga dapat menggunakan berbagai fitur stiker yang tersemat dalam kamera.

Galaxy S8 sendiri menggunakan kamera 12 megapiksel di bagian belakangnya, ditambah dengan kemampuan OIS. Dengan begitu, perangkat tetap dapat mengambil gambar yang baik meski ada banyak goncangan.

Kamera utama tersebut juga memiliki kemampuan yang mumpuni. Teknologi yang ada membuat perangkat mengambil tiga gambar secara cepat, sebelum akhirnya digabung ke satu foto.

Dalam ajang “Gadget Story” yang digelar oleh KompasTekno, sekitar 40 orang terpilih diberikan kesempatan untuk menjajal Galaxy S8 sebelum dirilis. Acara itu dihelat di The Hook Cafe, Jakarta, Rabu (3/5/2017).

Written by 

Related posts

Leave a Comment