Search

Ironis, La Gode Mesti Tewas dengan 8 Gigi dan Kuku Tercopot usai Dituduh Mencuri Singkong

BABEBOLA – La Gode ditemukan tewas pada 24 Oktober 2017 sekitar pukul 04.30 WIT.

Saat ditemukan, sekujur tubuhnya penuh luka.

Dilansir dari Tribun Bali, Kondisi La Gode mengenaskan, delapan giginya hilang dan kuku kakinya tercabut.

 Sebelumnya, Pria asal Pulau Taliabu, Maluku Utara, tersebut dituduh mencuri singkong parut (gepe) seharga Rp 25.000 milik seorang warga bernama Egi pada awal Oktober 2017.

Kemudian La Gode ditangkap dan dilakukan penggeledahan.

La Gode sempat ditahan selama lima hari di Pos Satuan Tugas Operasi Pengamanan Daerah Rawan Batalyon Infanteri Raider Khusus 732/Banau, namun ia sempat melarikan diri.

Selama pelarian, ia pernah bertemu istrinya, YN.

Gode menceritakan kepada YN penyiksaan yang dilakukan aparat terhadapnya selama dalam tahanan.

Gode menyebut rasa sakit yang ia alami akibat penganiayaan oleh anggota pos satgas.

Ironinya, setelah mendengar kematian suaminya, YN diminta anggota pos satgas untuk tidak melapor ke polisi atas kematian Gode.

Permintaan itu cenderung intimidatif. Anggota pos satgas memberikan uang kerahiman sebesar Rp 1,4 juta per bulan.

Mereka berjanji memberikan uang dengan jumlah itu hingga sembilan bulan ke depan.

Kasus ini kemudian didampingi oleh Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS).

KontraS bersama dengan LBH Maromoi, Maluku Utara saat ini tengah melakukan pendampingan hukum terhadap YN.

Selain itu, KontraS mengkritik Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmatyo yang dinilai terlalu sibuk memikirkan soal politik dan isu-isu nasional.

Hal ini lantaran Panglima Gatot tidak mengkoreksi kinerja anak buahnya di lapangan.

Yati turut mendesak Panglima TNI Jenderal Gatot untuk melakukan mengevaluasi besar-besaran terkait penempatan Satgas di pulau-pulai kecil.  (*)

 

 

sumber:

Written by 

Related posts

Leave a Comment