Search

Jadi ‘Emak’ di Keluarga Cemara, Ini 8 Lagu Lawas Novia Kolopaking

Akan dibuat menjadi film, sinetron lawas berjudul ‘Keluarga Cemara’ memang sarat akan makna kehidupan. Novia Kolopaking yang didapuk menjadi tokoh ‘Emak’ yang sederhana dan bijaksana sangat sesuai dengan wajahnya yang kalem namun berkarakter. Tak hanya dalam sinetron ‘Keluarga Cemara’, istri Emha Ainun Nadjib ini pun dikenal berkat memerankan tokoh Siti Nurbaya.

Pemilik nama asli Novia Sanganingrum Saptarea Kolopaking ini sempat juga menjadi dubber sandiwara radio ‘Saur Sepuh’ sebelum berkiprah di layar kaca. Selain piawai berakting, Novia Kolopaking pun memiliki suara merdu yang membuatnya sempat menelurkan album yang hits di masanya. 8 lagu Novia Kolopaking ini bisa mengingatkanmu kembali ke masa-masa indah dimana kenangan hadir.

1. Kembali

Lagu ‘Kembali’ mengisahkan tentang hubungan asmara sepasang kekasih yang salah satunya merasa kecewa dan pergi karena tersakiti oleh pasangannya. Merasa menyesal, sang kekasih berulang kali meminta maaf dan berharap agar ia kembali ke pelukannya. Rasa kehilangan akibat ketidaksengajaan ucapan di masa lalu membuat sang kekasih merasa tersiksa.

2. Biar Kusimpan Rinduku

‘Cinta tak harus memiliki’ menjadi tema utama dalam lagu ini. Berkisah tentang seorang cewek yang memendam kerinduan mendalam kepada cowok yang selama ini dikasihinya. Rasa sunyi dan sepi kerap menjalar dalam hati ketika rasa rindu membuncah, serta melahirkan lara yang membuat luka. Rasa cinta yang ada, selamanya akan tetap dipendam dalam dada dan akan menjadi kerinduan abadi dalam kehidupannya.

3. Untukmu Segalanya

Masih mengambil tema asmara, lagu ‘Untukmu Segalanya’ bercerita tentang sepasang kekasih yang sedang merasakan indahnya cinta. Jika hati bisa bicara, saat rindu ada dalam dada, maka saat itulah cinta berkuasa. Atas nama cinta, maka seorang kekasih akan berusaha membuat bahagia pasangannya dengan melakukan segalanya yang diminta.

4. Dengan Menyebut Nama Allah

Bertema reliji, lagu ini mengisahkan hubungan manusia dengan Tuhannya melalui doa. Hanya dengan menyebut nama Allah, maka segala daya dan upaya serta usaha sepatutnya harus dilandasi dengan ketakwaan kepada Tuhan. Hidup dan mati, duka dan gembira, harus senantiasa diserahkan kepada Yang Maha Kuasa agar hidup menjadi damai dan tenang.

5. Bunga Mawar

Penantian seorang cewek saat menunggu bunga mawar di beranda rumah yang sedang kuncup. Bunga mawar yang dianggap hiasan putri kayangan akan terlihat lebih indah jika tiba saatnya mekar dan merekah. Hasrat hati untuk memetik kuntumnya tak kuasa dibendung karena penantian yang sudah terlalu lama.

6. Cinta

Atas sebuah peristiwa, seorang kekasih terpaksa memutuskan hubungan asmara dengan sosok yang dicintainya. Merasa menyesal, ia mengharap cintanya kembali dan bisa bersatu seperti sedia kala. Sama-sama memendam rindu, keduanya tak bisa bersatu karena ada alasan yang menghalangi keduanya untuk menjalin asmara kembali.

7. Asmara

Seorang cewek yang ditinggal pergi oleh kekasihnya karena tergoda dengan hati lain yang lebih menarik. Rasa sedih karena terluka oleh penghianatan cinta membuat hatinya semakin tersiksa. Tak mungkin mengemis asmara, yang bisa dilakukannya hanya meratapi diri dengan mengusir rasa sepi saat kerinduan melesak dalam hati.

8. Aku Selalu Cinta

Menjadi theme song sinetron lawas, lagu ini memiliki irama dan lirik yang sangat menyentuh. Seorang isteri yang divonis hidupnya tak lama lagi harus mengungkapkan perasaan cinta terdalam kepada suaminya. Jika saatnya tiba kembali ke hadapan-Nya, sang isteri akan tetap cinta meski tak bisa lagi menemani suaminya mengarungi kehidupan di dunia.

Gak kalah hits dari lagu-lagu yang sekarang datang silih berganti di industri musik kita ‘kan?

Artikel Asli

Written by 

Related posts

Leave a Comment