Search

Jakarta Paling Sering Muncul di Instagram

BABEBOLA– Kota Jakarta menjadi salah satu kota yang paling popular dijadikan lokasi berfoto, baik selfie ataupun fotografi, dan diunggah ke Instagram pada 2017.

Jakarta merupakan satu-satunya kota di Asia yang ada di urutan delapan pada daftar kota paling sering muncul di Instagram.  Kota lainnya yang masuk 10 besar dalam kategori ini ialah New York di urutan pertama, kemudian Moskow, London, Sao Paulo, Paris, Los Angeles, Saint Petersburg, Istanbul, dan Barcelona.

Hal itu diungkapkan Instagram saat merilis momen terbaik komunitas Instagram 2017 pada akhir November silam. Ranking yang dikeluarkan disusun berdasarkan jumlah geo-tagged. Namun, di dalam laporannya, Instagram tidak memaparkannya secara jelas dan rinci sehingga tidak diketahui berapa geo-tagged Jakarta.

Meski demikian, dengan jumlah pengguna aktif mencapai 45 juta per bulan pada Juli lalu, capaian itu tidak mustahil. Secara umum, berdasarkan Statista, jumlah pengguna media sosial di Indonesia pada 2017 mencapai 96 juta dan diproyeksikan bisa mencapai 125 juta pada 2022. Sebagian besar pengguna adalah anak remaja.

Kota-kota yang masuk dalam deretan most instagrammed 2017 ini bisa menjadi modal untuk para pelaku wisata menarik pengunjung. Apalagi di kota-kota tersebut memiliki ikon yang sangat Instagramable dan menjadi pavorit wisatawan untuk berfoto.

Sebut saja di New York, yang punya Time Square, Central Park atau Brooklyn Bridge. Atau di Paris dengan menara Eiffel-nya yang sangat terkenal dan Museum Louvre-nya yang sarat dengan karya-karya artistik.

Tidak hanya urusan pelesir, Instagram juga banyak dimanfaatkan oleh para pelaku bisnis untuk meningkatkan penjualannya. Berdasarkan catatan Instagram saat ini terdapat 25 juta komunitas bisnis yang memanfaatkan media sosial yang memiliki 800 juta pengguna itu.

“Dua pertiga dari pengunjung Instagram adalah untuk kepentingan bisnis kendati mereka memiliki bisnis sendiri,” ujar Instagram dalam keterangannya dikutip dari instagram-press.com.

Sementara, travelandleisure.com melaporkan, kemunculan Instagram telah mendorong calon wisatawan untuk mencari referensi tempat wisata melalui media sosial tersebut. Tren tersebut menggeser kebiasaan beberapa tahun lalu di kala para turis mencari referensi tempat wisata melalui buku maupun buku maupun film.

New York dinilai pantas menempati posisi teratas mengingat penetrasi internet di ibu kota Amerika Serikat (AS) itu sudah 100%. Sampai Juni 2017, jumlah pengguna internet di kota itu mencapai 81,5% dari total 19,8 juta penduduk. Adapun di Indonesia sebesar 51%, ketujuh terbesar di Asia Tenggara setelah Vietnam dan Filipina.

Instagram menyatakan, kini jumlah penggunanya melampaui 800 juta, hampir 75% berasal dari luar AS. Saat dibeli Facebook senilai USD1 miliar pada 9 April 2012, Instagram hanya memiliki 30 juta pengguna, baik aktif atau pasif.

Sampai September 2015, Instagram belum membuka penayangan iklan, kecuali brand tertentu. Saat ini, jumlah pengiklan di Instagram mencapai satu juta. Pendapatan Instagram ditaksir mencapai USD4 miliar pada tahun ini, jauh lebih besar dibandingkan dengan 2015 yang mencapai USD595 juta.  Pada 2019 nilainya diprediksi mencapai USD10 miliar.

Referensi Wisata
Di dalam negeri, sebuah survei yang dilakukan  Frame A Trip mengungkapkan, wisatawan yang berkunjung ke Indonesia menjadikan Pulau Bali sebagai pilihan utama untuk destinasi foto yang diunggah di media sosial Instagram.

 

 

Sumber:

Written by 

Related posts

Leave a Comment