Search

Kenang Cara Ahok Gerakkan Kerja Bawahan, Eks Staf Magang: Ahok Memang Gila!

BabeBola.com Jabatan Gubernur DKI Jakarta memang kini sudah diemban oleh Anies Baswedan.

Namun, di media sosial, masih saja beredar kisah-kisah tentang gubernur sebelumnya, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Cerita kali ini disampaikan oleh Ismail Al Anshori, mantan staf magang Ahok ketika masih berkantor di Balai Kota.

Kisah tersebut dikicaukan melalui akun jejaring sosial Twitter miliknya, @thedufresne, pada 4 November silam.

Lewat kicauannya, akun @thedufresne mengisahkan tentang cara Ahok menggerakkan kerja bawahannya.

Berawal dari dirinya membagikan pranala berita kekesalan Ahok, akun @thedufresne berkicau seperti ini:

“16 Nov ‘15 Ahok kesal krn perubahan2 anggaran tdk dimasukkan ke ebudgeting. 2 thn berlalu, kesalahan tsb terulang,” cuit akun @thedufresne.

Berikut kicauan @thedufresne berikutnya:

1. Yg lucu, saat ditanya knp perubahan2 ga dimasukin ke ebudgeting, jawabnya “Kan masih berubah2, Pak. Nanti dimasukin setelah final.” :((

2. Justru saat masih pembahasan hrs masuk ke ebudgeting biar kronologi perubahan2nya terekam dgn baik. Biar ga ada deal bawah meja.

3. Karena prosesnya ngaco, akhirnya Ahok sisir anggaran semua SKPD dr jam 9 pagi sampe 12 malam, 11 hari berturut2. Rinciannya dipelototin.

4. Mana ada sih gubernur yg mau melototin anggaran sampe brp jumlah ATK & makan-minum di setiap SKPD? Di Jkt ada 730an SKPD/UKPD.

5. Selama 11 hari penyisiran anggaran tsb, para staf & anak2 magang bertumbangan. Tp Ahok tetap kuat & stabil marah2 dr pagi sampe malam. :))

6. Gw pernah nyisir anggaran dr jam 10 pagi sampe 02:30 dini hari. Sementara gw melototin anggaran, para PNS gantian tidur nunggu giliran. :))

7. Rekor paling lama disisir anggaran adlh Dinas Pariwisata & Dinas Pertamanan. Dr jam 9 pagi sampe 12 malam. Nonstop 15 jam. Ahok memang gila.

Soal penangangan banjir

Terkait respon Anies dalam menangani banjir, salah seorang netizen membeberkan perbandingan antara Anies dan gubernur terdahulu, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok ketika merespon banjir.

Netizen bernama Ismail Al Anshori yang menggunakan akun jejaring sosial Twitter @thedufresne sempat mengaku sebagai pegawai magang di Balai Kota hingga akhirnya diangkat menjadi staf Ahok.

Dalam cuitannya yang diunggah pada Kamis (20/10/2017), akun @thedufresne mengaku tidak pernah melihat Ahok di ruang Jakarta Smart City.

Apa alasannya?

Berikut kultwit @thedufresne yang dirangkum Tribunnews:

19 bln kerja brg Ahok, gw ga pernah lihat dia berpose foto di ruangan ini. Kl banjir, Ahok sibuk d grup whatsapp penjaga pintu air & lurah

Ruangan ini sdh siap Jan ‘16. Tp Ahok blg: “gw ga mau pake kalo isinya cuma layar gede ga ada fungsinya.” Akhirnya baru diresmikan Juni ‘16

Ada yang panjat pohon & kena getah, ada pula yang tinggal menikmati buahnya. Tapi itu makan buah sambil menjelek2an si pemanjat pohon.

Saat banjir… Pejabat sebelum kemerdekaan: “ini langkah2 yg harus dilakukan…” Pejabat jaman now: upload foto candid di instagram.

Btw, Ahok itu sangat responsif pas whatsappan. Kalo lg ga ada meeting, dia bales WA dlm wkt 5-10 menit. Gw sering diskusi kebijakan via WA.

Dan dia tau detail daerah mana aja yg kena, kepala dinas/lurah mana yg ga kerja, pintu air mana yg ga berfungsi optimal, dsb.

Nama Ismail ini tidak asing.

Dulu dia sempat membuat ‘gaduh’ media sosial gara-gara blak-blakan soal penyisiran anggaran di DKI hingga memangkas Rp4,5 triliun.

Ismail mengenalkan dirinya dari yang mulanya merupakan pegawai magang di Balaikota hingga akhirnya diangkat menjadi staff khusus Gubernur DKI Jakarta yang khusus menangani anggaran.

 

 

 

 

 

 

SUMBER

Written by 

Related posts

Leave a Comment