Search

Kisah Kocak Perampok yang Diciduk Polisi karena Aksi Cerobohnya

Kisah Kocak 4 Perampok yang Diciduk Polisi karena Aksi Cerobohnya – Liputan6.com, Jakarta – Biasanya saat pencuri melancarkan aksinya mereka berusaha keras agar sampai jejak mereka ketahuan oleh korban maupun polisi.

Berbeda dengan aksi pencurian lainnya, empat kisah pencuri ini bakal bikin ngakak. Pasalnya para pencuri inimeninggalkan sejumlah barang bukti yang justru membuat polisi mudah menciduk mereka.

Dilansir dari berbagai sumber, ini empat kisah pelaku pencurian yang berhasil terciduk polisi akibat tingkah cerobohnya. Ada kisah pencurian yang berujung kocak dan adapula yang berhasil ditangkap lewat barang yang tak terduga.

1. Perampok tinggalkan nomor telepon

Perampokan ini terjadi pada 2008 di sebuah toko onderdil kendaraan bermotor di Chicago, Amerika Serikat. Pelaku bernama Ruben Zarate (18) memasuki toko dengan menodongkan senjata api dan meminta uang yang ada di brankas pada kasir.

Namun kasir tak memberikan uang tersebut karena brankas hanya bisa dibuka oleh manajer toko. Kebetulan manajer toko itu sedang tak ada di tempat.

Tak kehilangan akal, Zarate langsung memberikan nomor teleponnya pada kasir agar keduanya dapat berkomunikasi. Alih-alih manajer kembali ke toko untuk membuka brankas, malah ia ketahuan terciduk polisi.

Uang tak didapat malah sial yang menghampiri. Pihak kasir yang cerdik segera menghubungi polisi ketika pencuri malang itu pergi.

Sambil melaporkan pencurian itu, sang kasir juga memberikan nomor telepon Zarate yang sesaat waktu lalu diberikan olehnya.

2. Menjatuhkan data pribadi

Pelaku ceroboh tak sengaja menjatuhkan tas pribadi yang berisi alamat rumah, nomor telepon, dan sertifikat kelahiran atas namanya setelah melakukan perampokan.

Pelaku bernama Zachary Tentoni dari Boston, Amerika Serikat, dalam waktu singkat ditangkap polisi berkat kecerobohannya.

3. Ditemukan pelembab bibir

Pelaku pencurian mobil senilai 97 ribu pound sterling atau setara dengan Rp 1,9 miliar, serta kamera senilai 10 ribu pound sterling berhasil diringkus polisi karena kelalaian.

Setelah korban melaporkan kehilangan, polisi langsung mencari tahu lokasi mobil tersebut. Lima hari setelah pencurian, polisi menemukan mobil milik korban tengah terparkir di Barnet, London bagian Utara, Inggris.

Setelah melakukan pembongkaran mobil, polisi menemukan sebuah pelembab bibir yang diduga kuat milik pelaku pencurian. Pelembab bibir ini kemudian menguak identitas pelaku.

Setelah melakukan pemeriksaan DNA, pelaku diketahui bernama Sheridan Fayomi, seorang pria berusia 27 tahun. Kini pelaku dijatuhi hukuman penjara hingga lima tahun.

4. Ada bau kaki

Pelaku pencurian di China berhasil ditangkap karena ada bau kakinya. Awalnya, pelaku mencuri rumah korban dengan melepaskan alas kakinya. Alasannya, agar tak meninggalkan jejak kaki. Apalagi perampok ini termasuk ulung dan profesional.

Namun, nasibnya sedang sial. Setelah melepas sepatu, bau kakinya sangat melekat ke seluruh ruangan. Sedang asik merampok, tiba-tiba pemilik rumah datang.

Si pencuri lansgung bersembunyi di bawah tempat tidur. Tahu bahwa ada barang-barang yang hilang, si pemilik rumah langsung menghubungi polisi.

Setelah tiba, polisi langsung mencari tahu keberadaan pencuri. Tak butuh waktu lama bagi polisi untuk mencari keberadaan si perampok rumah. Lewat bau sepatu yang ditinggalkan, polisi dapat menemukan tempat persembunyian pria tersebut.

SUMBER ASLI

Written by 

Related posts

Leave a Comment