Search

KPK Buka Kemungkinan Ada Tersangka Baru Kasus E-KTP

BABEBOLA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuka indikasi adanya tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi E-KTP. Saat ini penyidik masih mendalami keterlibatan pihak tersebut dalam kasus ini.

“Ada informasi terakhir yang saya dapatkan memang tim sedang mendalami dugaan peran atau dugaan pelaku lain dalam kasus E-KTP itu tentu dilakukan belum bisa disampaikan secara terbuka,” ujar Kabiro Humas KPK, Febri Diansyah, kepada wartawan di Gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Senin (19/2/2018).

Febri mengungkapkan bahwa pihaknya tidak hanya terhenti pada pihak yang saat ini sudah ditersangkakan atau yang sudah masuk meja persidangan.

KPK saat ini masih menelusuri pihak yang menikmati aliran dana dari korupsi yang merugikan negara hingga Rp 2,3 triliun ini.

“Kami menduga pelaku dalam kasus E-KTP ini bukan hanya berhenti ketika kita menetapkan Setya Novanto sebagai tersangka dan membawa ke persidangan atau terhadap tersangka ASS yang sedang diproses saat ini,” tegas Febri.

Febri mengungkapkan bahwa saat ini penyidik KPK masih mencari bukti-bukti yang kuat terkait pihak lain yang akan menjadi tersangka tersebut.

“Kami duga masih ada hal lain yang kita perlu telusuri lebih lanjut tapi sekali lagi untuk menelusuri pihak lain tentu harus dilakukan sangat hati-hati dan keyakinan bukti yang tidak meragukan,” jelas Febri.

Ketika ditanya mengenai sosok lain yang akan menjadi tersangka tersebut, Febri masih merahasiakannya.

“Karena proses pendalaman belum dalam tahap penyidikan saat ini,” tukas Febri.

KPK sejauh ini telah menetapkan enam tersangka kasus korupsi E-KTP ini. Dari golongan birokrat diantaranya mantan Dirjen Dukcapil Kemendagri, Irman dan Sugiharto, legislator diantaranya Setya Novanto dan Markus Nari, sedangkan dari pengusaha Andi Narogong dan Anang Sugiana Sudihardjo.

Written by 

Related posts

Leave a Comment