Search

Marquez Akui Dovizioso Bakal Jadi Saingan Terberatnya Lagi

BABEBOLA.COM-Tak butuh waktu lama buat Marc Marquez untuk menyadari betapa berbahayanya Andrea Dovizioso. Prediksi Marquez itu terlontar ketika tes pramusim hari kedua di Sirkuit Losail, Qatar, Jumat (2/3/2018) waktu setempat, rampung terselenggara.

Di tes hari kedua itu, Dovizioso berada di posisi kedua tercepat di bawah pebalap Suzuki Ecstar, Andrea Iannone, dengan catatan waktu 1 menit 54,627 detik, terpaut 0,041 detik. Sedangkan Marquez, meski tampil menjanjikan di awal-awal tes, akhirnya berada di posisi ketiga dan berselisih 0,167 detik dari Iannone.

Secara waktu keseluruhan di hari terakhir tes, Marquez kian tertinggal dari Dovizioso. Jika pebalap Ducati itu ada di posisi ketiga dengan 1 menit 54,276 detik, Marquez hanya ada di posisi ketujuh dengan catatan waktu 1 menit 54,591 detik. Hasil ini disadari betul oleh Marquez yang mengakui Dovi–sapaan Dovizioso–begitu cepat.

“Jika Anda melihat waktu putarannya, dia (Dovi, red) sangat cepat. Mungkin dia tidak mengeluarkan 100% kemampuannya, tapi dia tampil konsisten dan mendapatkan waktu di kisaran 1 menit 55 detik dengan mudah di banyak putaran,” kata Marquez mengomentari hari kedua tes Qatar, dilansir Crash.

“Saat itu, kami mungkin berada enam atau 10 posisi di belakangnya. Dan keesokannya, kami berusaha untuk memperkecil jarak menjadi tiga atau empat di belakang dia. Saya sadar kecepatan kami tidak sama, tapi kami harus bisa mendekatinya,” jelas Marquez.

Berkaca dari hasil tes pramusim terakhir itu, Marquez yakin Dovizioso bakal memulai musim balap 2018 dengan bagus. Tapi, pebalap berusia 25 tahun itu juga menyadari ketika musim balapan sudah dimulai, akan ada banyak masalah yang datang kepada semua tim.

“Hasil itu juga menunjukkan dia akan begitu cepat dari awal musim nanti, apalagi di akhir-akhir musim lalu dia sudah begitu cepat. Jika dia sudah cepat sejak 2017, maka di 2018 dia akan memulai musim dengan baik. Tapi, Anda juga lihat di musim lalu, ada banyak sekali hal yang membuat performa naik-turun,” papar The Baby Alien.

“Kita semua sudah melihatnya selama tes pramusim ini. Meski di sirkuit yang sama, di hari yang berbeda, di jam yang berbeda, ada banyak sekali tim-tim yang naik-turun. Dan kunci untuk ini adalah tampil konsisten dengan berada di posisi lima besar di tiap balapan,” tegasnya.

Dovi memang bukan pebalap dan lawan sembarangan buat Marquez. Di musim 2017, pebalap berusia 31 tahun itu menjadi satu-satunya rival Marquez yang bisa menyainginya dalam perebutan gelar juara hingga seri terakhir di Valencia, Spanyol.

Bahkan, usai GP San Marino rampung, kedua pebalap ini sama-sama mengumpulkan 199 poin. Tetapi, di sisa lima balapan pamungkas, Dovi menunjukkan inkonsistensi penampilan dan akhirnya hanya berada di posisi kedua klasemen akhir dengan 261 poin, berselisih 37 angka dari Marquez.

Dengan modal apik selama tes pramusim, bukan tidak mungkin Dovi akan kembali jadi pesaing berat Marquez soal perebutan gelar juara. Namun, Marquez juga tidak menutup kemungkinan akan ada pebalap lain yang muncul sebagai rival yang kuat.

“Dua pebalap Suzuki juga sangat cepat, khususnya Iannone. Kecepatannya sangat bagus tidak hanya di satu putaran. Kemudian ada Johann Zarco, saya tidak terlalu memperhatikan, tapi saya akui dia sangat cepat. Jadi kita lihat saja nanti bagaimana hasilnya,” pungkas Marquez.

Written by 

Related posts

Leave a Comment