DEPOK – Ketakutan saat akan diperiksa oleh anggota patroli gabungan Polsek Pancoran Mas dan BKO Brimob saat sedang nongkrong di Jalan perempatan Mampang, Pancoran Mas Kota Depok, Kamis (5/7) dini hari, dua remaja kabur setelah menabrak motor anggota brimob. Motor pelaku ditinggal di lokasi kejadian.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, anggota Polsek Pancoran Mas mendapatkan informasi masyarakat di perempatan Mampang sedang ada anak-anak remaja sedang nongkrong. Bertepatan saat sedang melakukan operasi cipta kondusif anggota gabungan Polsek Pancoran Mas dan BKO patroli Brimob mencoba mendatang TKP mencoba memerika para remaja yang sedang nongkrong.

Dari kelima remaja yang pada saat kejadian sedang nongkrong, dua diantaranya berhasil kabur dengan menggunakan motor Honda Beat Putih. Namun diduga saat keadaan panik motor remaja yang mau kabur tersebut sempat menabrak motor trail patroli Brimob dan akhirnya motor menabrak pohon listrik sedangkan pelaku berhasil kabur memanjat tembok orang.

“Ada tiga remaja yang berhasil diamankan. Dua lagi berhasil kabur dan meninggalkan motor Honda Beat putih di lokasi kejadian,”ujar Sulaiman,38, salah seorang saksi kepada Pos Kota saat dikonfirmasi,Kamis (5/7) subuh.

Sebagai anggota Pokdarkamtibmas Polsek Pancoran Mas ini, ketiga identitas remaja yang diamankan yaitu IH, 16, warga Gang Asem Rangkapan Jaya, GM,16, warga Depok Jaya, dan AS,19, warga Kemiri Muka Beji.

Menurut Sulaiman ketiga remaja yang diamankan diduga mengkonsumsi obat terlarang yang bisa memabukan.”Didapatkan barang bukti diduga obat keras jenis Tramadol dari lokasi kejadian,”katanya.

Kedua remaja yang kabur pada saat mau diperiksa, lanjut Sulaiman, mencoba menabrak motor anggota patroli Brimob lalu terhenti setelah motor milik remaja ditinggal di lokasi setelah menabrak tiang listrik pinggir jalan.

BACA JUGA : DIAJAK GERINDRA BERKOALISI, DEMOKRAT PERTIMBANGKAN HAL INI

“Ketiga pelaku sudah dibawa ke Polsek Pancoran Mas untuk proses penyelidikan,”tutupnya.

Sementara itu Kapolsek Pancoran Mas Kompol Roni Agus Wowor mengatakan kegiatan operasi cipta kondusif yang dilakukan sebagai bentuk upaya menekan aksi kriminalitas kejahatan konvensional dan street crime (jalanan).

“Operasi kita lakukan siang dan malam. Dengan tujuan dapat menekan mengurungu niat para pelaku kejahatan untuk bertindak dan menjaga wilayah aman,”ujarnya.

Mantan anggota Sat Gegana Brimob Kelapa Dua Depok ini menuturkan sebelum anggota mengamankan ketiga remaja diduga sedang menggunakan obat terlarang di Mampang, anggota sebelumnya juga memeriksa anak-anak yang sedang nongkrong di Gang Musolah Jalan Wadas Raya, kedapatan obat keras jenis Tramadol.

“Untuk remaja yang membawa obat tramadol sudah dipulangkan ke rumahny. Hanya kita bina dan memberitahukan ke orang tuanya atas tindakan yang telah dilakukan supaya tidak terulang lagi,”tambahnya.

Sumber: