Search

MENGINTIP PELUANG PERSIJA JAKARTA LOLOS FASE GRUP PIALA AFC

BABEBOLA.NET-Persaingan grup H Piala AFC memang sengit karena ada tiga tim yang punya poin sama. Bagaimana dengan peluang Persija Jakarta?

Persija Jakarta baru saja mengalahkan tim kuat dari Vietnam, Song Lam Nghe An (SLNA) di laga keempat fase grup pada Rabu (14/3). Di laga tersebut, tim berjuluk Macan Kemayoran itu berhasil memenangi pertandingan dengan skor tipis 1-0.

Dengan kemenangan tersebut, posisi Persija kini naik ke puncak klasemen sementara dengan perolehan tujuh poin. Poin mereka kini sama dengan SLNA dengan mengantongi dua menang, satu imbang, dan satu kalah.

Namun, yang menjadi masalah adalah di laga lain, tim asal Malaysia, Johor Darul Takzim juga menang atas Tampines Rovers dengan skor 2-1. Hasil tersebut juga membuat JDT menyamai poin Persija dan SLNA dan perebutan tiket ke babak selanjutnya masih sangat ketat.

Laga antara Persija Jakarta kontra Song Lam Nghe An (SLNA) tentunya menyedot animo luar biasa dari The Jakmania.

Kejeniusan Teco dibutuhkan di dua laga sisa fase grup

piala-afc-persija-vs-202774397fb24bd.JPG

Sekarang, semuanya tergantung pada dua laga tersisa di fase grup. Persija dan JDT akan saling berhadapan pada 10 April mendatang kemudian tandang ke Singapura untuk berhadapan dengan Tampines di laga terakhir 24 April 2018.

Sedangkan SLNA harus menjamu Tampines di Vietnam dan bertemu JDT di laga terakhir. Sebenarnya jika dilihat dari peluang yang ada, Persija punya peluang lebih besar dibanding SLNA dan JDT.

Laga kontra JDT kunci Persija

Pertandingan ini bisa dibilang menjadi kunci bagi anak asuh Stefano Cugurra Teco untuk mendapatkan tiket ke babak berikutnya. Laga ini akan menjadi ajang balas dendam bagi Persija karena di pertemuan pertama mereka kalah telak 0-3. Tapi patut diingat bahwa di laga perdana, Persija tidak turun dengan skuat terbaik karena fokus di Piala Presiden.

Kemenangan tentunya menjadi harga mati bagi Persija karena dengan begitu peluang mereka lolos makin besar. Berbagai faktor pun menjadi penentu karena pertandingan akan dilangsungkan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK).

Rekor Persija bermain di SUGBK juga sangat baik sejauh ini. Dari tiga pertandingan di 2018, mereka selalu sapu bersih dengan kemenangan. Dimulai dari final Piala Presiden kontra Bali United kemudian menang atas Tampines dan SLNA.

Dukungan ribuan The Jakmania juga memberikan faktor psikologis bagi tamu yang datang ke Jakarta. Hal itu bahkan diakui oleh juru taktik Tampines, Jurgen Rabb dan pelatih SLNA, Nguyen Duc Thang.

Dukungan Jakmania berpengaruh besar terhadap Persija

galeri-foto-persija-vs-121042489baa673.JPG

“Di sini saya bisa merasakan atmosfer pertandingan yang sebenarnya dan ini penting untuk pelajaran para pemain,” kata Rabb usai timnya dihajar 1-4.

“Kami mengakui di bawah tekanan tapi kami harus berterima kasih kepada Persija untuk atmosfer yang diberikan,” jelas Duc Thang.

Jelas dari ucapan dua pelatih di atas, atmosfer SUGBK memang memberikan tekanan tersendiri bagi lawan yang datang. Hal ini jelas harus dimanfaatkan dengan baik oleh Persija saat menjamu JDT nanti.

Jika mereka mampu mengalahkan JDT, maka perolehan poin menjadi sembilan. Dan di laga lain, jika kita anggap SLNA mampu mengalahkan Tampines maka poin menjadi sama antara Persija maupun SLNA. Tapi, Persija jelas lebih unggul secara head to head.

Kenapa di atas kami menyebut partai menghadapi JDT sebagai kunci. Karena di partai terakhir grup, Persija hanya menghadapi Tampines, bukan bermaksud meremehkan, tapi di atas kertas, seharusnya Marko Simic dkk bisa menang di laga ini. Sedangkan, di laga lain, SLNA akan bertarung hidup mati kontra JDT di Malaysia.

Untuk itu, jika dilihat dari jadwal maka Persija punya keuntungan di sini dibanding dengan dua pesaing utama mereka. Memang, peluang lolos bisa didapat selain menjadi juara grup, yaitu melalui runner-up terbaik. Namun, tentu saja sapu bersih dua laga sisa jadi cara berkelas dan elegan untuk lolos ke babak selanjutnya.

Written by 

Related posts

Leave a Comment