Search

Militer Libya Selidiki Puluhan Mayat di Dekat Benghazi

BABEBOLA– Keberadaan 36 mayat tak dikenal yang ditemukan di dekat Benghazi membuat otoritas setempat bertindak. Kepala Tentara Nasional Libya yang berbasis di timur memerintahkan sebuah penyelidikan terhadap kasus tersebut.

Sebuah pernyataan yang ditandatangani oleh Khalifa Haftar mengatakan penyelidikan akan mencoba untuk mengidentifikasi korban dan mencari tahu apakah mereka telah ditahan di penjara yang berwenang. Penyelidikan ini juga bertujuan untuk mengidentifikasi, menangkap dan mengadili pelaku kejahatan tersebut seperti dikutip dari Reuters, Minggu (29/10/2017).

Temuan mayat pada hari Kamis malam di Al-Abyar, sekitar 70 km timur Benghazi, merupakan yang terbaru dari serangkaian penemuan mayat. Beberapa menunjukkan tanda-tanda penyiksaan dan luka tembak, di wilayah yang dikuasai oleh LNA .

Sebelumnya, sumber keamanan telah menempatkan jumlah jenazah di angka 37. Hingga saat ini belum ada informasi mengenai kemungkinan identitas mereka.

Libya terjerembab dalam kekacauan dan pertempuran berdarah sejak pemberontak bersama NATO menggulingkan pemimpin Libya Muammar Gaddafi pada 2011.

Kubu Jenderal Haftar yang menguasai wilayah Libya timur dan didukung Uni Emirat Arab dan Mesir tidak bersedia mengakui legitimasi pemerintah Libya yang didukung PBB.

Kedua rival tersebut pernah mengadakan pembicaraan di Abu Dhabi pada bulan Mei, yang merupakan pembicaraan pertama dalam lebih dari satu setengah tahun terakhir.

 

 

 

 

SUMBER:

Written by 

Related posts

Leave a Comment