Search

Misi Balas Dendam Marquez untuk Membayar Kekalahan 0-3 dari Dovizioso

BABEBOLA.COM-Marc Marquez gagal menunjukkan tajinya di Sirkuit Losail, Qatar, pada Grand Prix (GP) pembuka MotoGP, Minggu (18/3/2018) lalu.

Di sirkuit yang memang tidak bersahabat buat Honda itu, Marquez memulai balapan dari posisi dua dan harus puas mengakhiri balapan di posisi yang sama dengan teringgal 0,027 detik dari Andrea Dovizioso yang finis di posisi pertama.

Kendati hanya menjadi runner-up, Marquez mengaku puas dan menyebut berada di belakang Dovizioso pada GP Qatar sudah serasa memenanginya. Terlebih di empat putaran terakhir, ia sukses mengekor Dovizioso dan sempat melakukan serangan di tikungan terakhir pada lap terakhir.

Momen itu pun mengulang persaingan mereka di musim 2017 lalu, ketika kedua pebalap ini kudu bersaing hingga belokan terakhir untuk menentukan siapa yang bisa tercepat di GP Austria dan Jepang. Tapi, ya, begitu… Marquez nyatanya selalu kalah dan kini Dovizioso sudah menang tiga kali dari tiga momen serangan Marquez di tikungan akhir.

Meski sudah kalah 0-3, Marquez merasa tidak masalah dan mengusung misi balas dendam dengan mengalahkan Dovizioso di lintasan yang memang menjadi andalan Honda. Soal ini, mungkin Marquez bisa melakukannya di GP Amerika Serikat, GP San Marino, dan GP Catalunya.

“Saya merasa seperti deja vu ketika bertarung di tikugan terakhir dengan Dovi. Saya harus menyerang di sana meski saya tahu saya sudah di batas kemampuan, tapi saya harus mencoba dan kini saya bisa tidur nyenyak,” kata Marquez kepada Speedweek.

“Ya, memang saya kalah lagi di lintasan yang biasanya tidak mudah buat kami seperti Red Bull Ring, Motegi, dan sekarang Qatar. Itu tidak masalah, tapi di sirkuit yang cocok dengan kami, itu tidak boleh terjadi,” paparnya.

 

 

Persaingan Marquez dan Dovi yang sudah dipertontonkan sejak seri awal juga memunculkan prediksi bahwa pebalap Ducati itu bakal menjadi kompotitor terberat Marquez di musim ini. Namun,The Baby Alien menegaskan tak mempedulikan siapa yang bakal jadi pesaingnya. Fokusnya hanya satu: meraih gelar juara.

“Tidak penting siapa yang jadi pesaing nantinya, tujuan saya adalah berjuang meraih juara, saya tidak peduli dengan nama pebalap mana yang bakal muncul. Dovi adalah pesaing terberat saya musim lalu dan sekrang ia menunjukkannya lagi dengan mendapat start yang bagus di awal musim,” papar Marquez.

“Ada banyak pebalap yang bisa tampil cepat musim ini, ada banyak sekali nama. Namun, akan selalu ada pebalap yang sama di jajaran atas seperti Rossi, (Maverick) Vinales, (Dani) Pedrosa. Ini baru balapan pertama, kami harus mengawasi semua pebalap,” pungkasnya.

Hasil yang didapatkan Marquez di Qatar sendiri sejatinya tidak buruk-buruk amat dan menunjukkan progres, karena posisi kedua adalah raihan terbaiknya dalam tiga musim terakhir setelah terakhir menjadi juara pada 2014.

Namun, rintangan Marquez untuk melanjutkan misi meraih juara bakal mendapat tugas berat pada GP selanjutnya di Argentina. Pada musim lalu, ia mengalami crash dan tidak bisa menyelesaikan balapan.

Written by 

Related posts

Leave a Comment