Search

Pasukan Perdamaian PBB Bentrok dengan Pemberontak Kongo, 14 Orang Tewas

BABEBOLA – Milisi pemberontak dilaporkan menyerang pasukan perdamaian PBB yang tengah bertugas di Republik Demokratik Kongo (DRC).

Akibatnya, seperti dilansir Sky News 14 orang dikabarkan tewas dalam serangan yang terjadi di Provinsi Kivu Utara Jumat (8/12/2017) itu.

Ketua pasukan perdamaian di Kongo, Jean-Pierre Lacroix berkata, milisi yang diduga berasal dari kelompok anti-pemerintah, Aliansi Pasukan Demokratik (ADF) menyerang pangkalan mereka.

Misi Stabilisasi PBB di Kongo (MONUSCO) dalam pernyataan resmi berujar, terjadi kontak senjata antara ADF dengan pasukan perdamaian PBB dan pemerintah.

Dari 14 orang yang tewas, sembilan orang merupakan tentara Tanzania.

Sedangkan lima serdadu sisanya, seperti dikatakan jurubicara MONUSCO Farhan Haq berasal dari Kongo.

Selain itu, serangan dalam skala besar tersebut juga melukai 53 orang lainnya. “Serangan ini mungkin merupakan yang terburuk sepanjang yang saya ketahui,” ucap Haq.

 Pangkalan MONUSCO, yang terletak sekitar 43 kilometer dari kota Beni, sering diserang oleh ADF.

Sebab, MONUSCO merupakan unit reaksi cepat yang bertugas melumpuhkan kelompok yang dianggap sebagai ancaman keamanan nasional.

Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres, menyatakan bahwa tindakan tersebut adalah kejahatan perang.

“Saya meminta otoritas DRC agar menyelidiki insiden itu, dan menyeret pelaku ke pengadilan,” tegas Guterres.

Pasukan pemberontak ADF sudah ada sejak 1990. Namun, mereka mulai gencar menyerang Kongo dalam beberapa tahun terakhir.

Lembaga penegak HAM menyatakan, sepanjanng tiga tahun terakhir, tercatat ADF telah membunuh 1.000 orang.

 

 

Sumber:

Written by 

Related posts

Leave a Comment