Search

Pengedar Obat Keras Golongan G di Kalangan Mahasiswa Diamankan

BABEBOLA Jajaran Satuan Reserse Narkoba Polres Indramayu meringkus pengedar obat kerasgolongan G.

Pria berinisial MM (24) itu merupakan warga Kecamatan Lohbener, Kabupaten Indramayu.

“MM biasa mengedarkan obat keras itu pada pemuda dan mahasiswa,” kata Kompol Ricardo Condrat Yusuf, Waka Polres Indramayu, dalam rilis yang diterima Tribun Jabar, Sabtu (27/1/2018).

Dari tangan MM petugas berhasil mengamankan 3.216 butir berbagai jenis obat keras golongan G yakni Double L, Hexymer, Tramadol, dan Dextro.

Menurut Ricardo, MM biasa menjual obat-obatan itu seharga Rp 5 ribu – Rp 15 ribu per paket.

Dalam sebulan MM bisa meraup keuntungan hingga puluhan juta rupiah dari hasil penjualan obat-obatan itu.

Dari hasil pemeriksaan sementara, MM mengaku mendapat obat-obatan itu dari seorang bandar di Jakarta.

“MM menjual obat-obatan itu tanpa izin edar,” ujar Ricardo Condrat Yusuf.

Ia mengatakan, MM dijerat pasal Pasal 196 Junto Pasal 197 UU RI Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan dan diancam hukuman maksimal 12 tahun penjara.

Written by 

Related posts

Leave a Comment