Pacitan – Presiden Jokowi masih belum mengumumkan siapa yang akan digandengnya untuk Pilpres 2019. Rupanya Presiden ke-6 RI yang juga Ketum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) turut menantikannya.

“Apabila Presiden Jokowi menetapkan siapa cawapresnya dalam waktu dekat ini maka pengambilan keputusan Partai Demokrat akan bisa dilaksanakan lebih cepat lagi, lebih resmi, lebih definitif dari sekarang,” ujar SBY di sela pulang kampung ke Pacitan, Jawa Timur, Minggu (15/7/2018).

Partai Demokrat sampai saat ini juga belum menentukan arah politiknya. Namun SBY mengatakan, pihaknya menjalin komunikasi baik ke koalisi pendukung Jokowi maupun pendukung Ketum Gerindra Prabowo Subianto.

“Waktunya terus berlari ya. 4 sampai 10 Agustus harapan kita partai-partai sudah bisa mengambil keputusan, termasuk partai kami Partai Demokrat,” kata SBY.

BACA JUGA : DIAJAK GERINDRA BERKOALISI, DEMOKRAT PERTIMBANGKAN HAL INI

SBY pun sempat berkelakar soal pemilihan cawapres saat menghadiri Reuni Emas SMAN 1 Pacitan tahun 1968. Dia yang pernah nyapres sebanyak dua kali ini menilai memilih cawapres lebih mudah ketimbang memilih sarapan. Di acara itu ada beragam makanan yang tersaji.

“Semuanya enak. Lebih mudah memilih cawapres dulu tahun 2004 (dan) 2009,” ujar SBY.

Sementara itu Jokowi punya lima nama kandidat cawapres yang akan mendampinginya di 2019 nanti. Nama-nama itu memang misterius, namun satu nama sudah mulai diketahui publik.

Kini satu nama sudah muncul. Jokowi akhirnya membocorkan 1 dari 5 nama kandidat cawapres.

“Jadi saya sudah sampaikan bahwa nama itu sudah ada di saku saya, sudah ada di saku saya. Saya harus omong apa adanya, salah satu nama itu adalah Pak Muhaimin Iskandar,” ujar Jokowi di kawasan Jakabaring Sport City, Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (14/7).

Sumber: