Search

Pola Makan Sehat dan Kegiatan Fisik yang Baik untuk Pencegahan Diabetes

BabeBola.com – Jakarta, Diabetes merupakan penyakit kronis yang disebabkan oleh tingginya kadar gula darah akibat gangguan pada pankreas dan insulin.

Data International Diabetes Federation tahun  2015  menyatakan jumlah estimasi penyandang Diabetes di Indonesia diperkirakan sebesar 10 juta.

Riskedas 2013 angka penyandang Diabetes di Indonesia sudah mencapai 9,1 juta sehingga menunjukkan adanya peningkatan jumlah penyandang Diabetes di Indonesia.

Seperti kondisi di dunia, Diabetes kini menjadi salah satu penyebab kematian terbesar di Indonesia.

Sample Registration Survey tahun  2014 menunjukkan bahwa Diabetes merupakan penyebab kematian terbesar nomor 3 di Indonesia dengan persentase sebesar 6,7%, setelah Stroke (21,1%) dan penyakit Jantung Koroner (12,9%).

Bila tak ditanggulangi dengan tepat, kondisi ini dapat menyebabkan penurunan produktivitas, disabilitias,  dan  kematian dini.

Kondisi inilah yang mendorong Lions Club Jakarta Selatan (LCJS) – Fun Age Matahari, Jakarta Selatan membuat kegiatan edukasi mengenai Diabetes melalui talkshow serta pengecekan gula darah.

“LCJS –  Fun Age Matahari merasa terpanggil untuk memberikan edukasi kepada masyarakat terkait dengan penyakit Diabetes. Bila masyarakat sudah teredukasi dengan baik mengenai penyakit Diabetes, maka mereka dapat melakukan tindakan preventif untuk mencegah penyakit Diabetes, (Diabetes type 2). Dan bila yang sudah menjadi penyandang Diabetes, dapat memiliki kualitas hidup yang lebih baik. “jelas Metta Sutrisno, President Lions Club Jakarta Selatan  – Fun Age Matahari di Jakarta, Sabtu (4/11/2017).

Dalam memperingati Hari Kesehatan Nasional 2017 ini, LCJS – Fun Age Matahari, memilih tema seputar Diabetes, karena semakin meningkatnya jumlah penyandang Diabetes di Indonesia.

Dra. Aziza Nuraini, MM, Apt, yang mengatakan bahwa diabetes sudah menjadi hidden killer bagi masyarakat Indonesia.

“Fakta yang menarik adalah 1 dari 2 orang dengan Diabetes tidak tahu bahwa dia penyandang Diabetes,” katanya.

Biasanya penyandang Diabetes tipe 2 disebabkan oleh gaya hidup yang tidak sehat dan  masih dapat dicegah.

Oleh karena itu, membangun kesadaran untuk mencegah dan menangani masalah Diabetes harus dimulai dari mendapatkan informasi yang benar dan tepat.

“Selain itu kegiatan ini juga untuk mendorong semua anggota Lion Club memiliki kebiasaan hidup yang baik agar kesehatan dapat terjaga dengan baik,” kata Aziza.

Diabetes sendiri terbagi menjadi dua jenis yaitu; Diabetes tipe 1 dan Diabetes tipe 2. Diabetes tipe 1 merupakan penyakit autoimun di mana sistem kekebalan tubuh menyerang dan menghancurkan sel-sel pembuat insulin di pankreas, sedangkan Diabetes tipe 2 , tubuh masih memproduksi insulin, tetapi juga tidak menghasilkannya dalam jumlah cukup.

dr Wendri Pelupessy mengatakan, sering ditemukan penyandang Diabetes atau dikenal juga dengan Diabetesi berada dalam tahap  lanjut dengan komplikasi seperti serangan jantung, stroke, infeksi kaki yang berat dan berisiko  amputasi, dan lain-lain.

“Dengan pemahaman lebih dini dan tepat informasi, diharapkan masyarakat dapat menghindari penyakit Diabetes, dan para Diabetesi dapat hidup lebih baik karena memahami dengan baik penyakit ini, “ katanya.

Salah satu cara mencegah terjadinya Diabetes tipe 2 adalah menjaga pola makan yang sehat disertai dengan kegiatan fisik yang baik, menghindari rokok dan stress yang berlebihan.

“Pada dasarnya pola makan antara Diabetisi dengan orang yang sehat itu sama saja. Hanya saja perlu kedisplinan lebih dalam penghitungan kalori serta penakarannya. Contoh adalah anjuran kebutuhan kalori sehari adalah protein  15-20%, lemak 20-25%, karbohidrat 45 –65% serta vitamin, mineral dan serat dalam jumlah yang cukup,” kata Wendri.

Lion Club Jakarta Selatan – Fun Age Matahari, akan terus melakukan kegiatan melayani dan mengedukasi masyarakat terkait dengan Diabetes, Penglihatan (Mata) dan Kanker Anak.

“Kami masih memiliki agenda-agenda sosial lainnya secara swadaya dan bersama masyarakat untuk mendorong terciptanya masyarakat yang sehat dengan kualitas hidup yang baik.”tutup Metta.

 

 

 

 

 

 

SUMBER

Written by 

Related posts

Leave a Comment