Search

Setya Novanto Kenakan Infus Untuk Bayi, Pengacara : Dia Kan Memang Bayi

BABEBOLA – Jakarta, Kuasa hukum Setya Novanto, Fredrich Yunadi menanggapi santai soal viral informasi tentang kliennya yang terlihat menggunakan infus berukuran kecil saat dirawat di RS Permata Hijau, Jakarta Selatan, Kamis (16/11/2017) lalu.

Diketahui, seorang dokter bernama Wahyu Triasmara mempermasalahkan soal infus yang dikenakan Setya Novanto.

Menurut Wahyu, jarus infus itu dianggap terlalu kecil dan bahkan biasanya digunakan untuk pasien bayi atau anak kecil.

“Oh iya boleh saja lah,” ucap kata Fredrich Yunadi usai menjenguk Setya Novanto di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Kencana, Jakarta Pusat, Sabtu (18/11/2017).

Bahkan, Fredrich tak disangka menyebut Ketua DPR RI sekaligus tersangka kasus korupsi e-KTP itu sebagai bayi.

“dia (Setya Novanto) memang bayi. Gitu aja. Dia sendiri kan bayi,” ucap Fredrich.

Diketahui, jarum infus yang digunakan di rumah sakit memang memiliki ukuran dan warna tersendiri berdasarkan usia pasiennya.

Jarum infus dalam medis disebut sebagai abocath secara umum diberi warna yang berbeda-beda agar mempermudah petugas mengenali ukuran abocath yang diperlukan.

Semakin rendah ukuran abocath, maka semakin besar jarum abocath.

Abocath ukuran 16G berwarna abu-abu digunakan untuk dewasa, bedah mayor, dan trauma.

Ukuran 18G berwarna dewasa digunakan untuk anak dan dewasa.

Ukuran 20G berwarna merah muda digunakan untuk anak dan dewasa, sesuai untuk kebanyakan cairan infus, darah, komponen darah, dan infus kental lainnya.

Ukuran 22G berwarna biru digunakan untuk bayi. anak, dan dewasa usia lanjut.

Sementara ukuran 24G berwarna kuning digunakan untuk Nenonatus, bayi dan anak-anak.

 

 

 

 

 

SUMBER

Written by 

Related posts

Leave a Comment