Search

Tabrak Polisi, Pembobol Brankas Ditembak Mati

BABEBOLA.COM – Anggota tim Vipers Polsek Pamulang, Bripda Anugerah Ramadhan terpental sejauh sekitar tiga meter setelah ditabrak kendaraan komplotan pencuri, saat hendak menangkap mereka, di Jalan Raya Siliwangi, Pamulang, Tangerang Selatan, Selasa, 24 April 2018, pukul 03.30 WIB.

“Para pelaku ini menabrakkan mobil yang dipakai melakukan tindak kejahatan ke motor yang digunakan personel Team Vipers, akibatnya anggota kami dilarikan ke rumah sakit karena terluka,” kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Tangerang Selatan, Ajun Komisaris Polisi Ahmad Alexander dalam keterangan tertulisnya, Selasa, 24 April 2018.

Kejadian bermula ketika petugas yang tengah patroli melihat ada kejanggalan di depan Kantor Sahabat Usaha Mikro Esta Dana Ventura Jalan Siliwangi Raya Nomor 57 E, Pamulang Barat, Pamulang, Tangerang Selatan. Petugas mendapati satu unit mobil Xenia warna silver di depan ruko tersebut dan satu orang tengah merusak rolling door.

Mengetahui aksinya terpergok, para pelaku langsung masuk ke dalam mobil. Para pelaku yang dikepung petugas memberikan perlawanan. Kemudian terjadi kejar-kejaran antara pelaku dan polisi hingga terjadi aksi saling tembak.

“Sebelum ditabrak memang terjadi aksi saling tembak antara kami dan pelaku. Kemudian mereka yang panik tidak kontrol mengemudi dan sebelum menabrak saya, mereka menyerempet taksi. Ketika saya coba menghadang mereka malah menabrak saya hingga saya terpental,” kata Anugerah.

Ia terpental dari kendaraan roda dua yang dikendarainya. Sedangkan sepeda motornya hancur setelah terseret 15 meter.

Kemudian, mobil pelaku terhenti. Mereka berusaha kabur. Polisi lantas menembak dua dari tiga pelaku. Keduanya tewas di tempat. Sementara satu pelaku lainnya melarikan diri.

“Untuk identitas, petugas belum tahu karena mereka tidak ada identitasnya dan sekarang sudah dievakuasi,” ujarnya.

Sementara, akibat terpental Anugerah mengalami luka di bagian kaki. Ia dilarikan ke RSUD Tangerang Selatan untuk mendapatkan penanganan medis.

Alexander menambahkan, para pelaku merupakan spesialis pembobol brankas. Hal itu terlihat dari barang bukti yang disita. Dari tangan pelaku, polisi menyita barang bukti berupa satu unit mobil Daihatsu Xenia bernomor polisi B 1987 NFH, satu pucuk senpi rakitan, gunting besi besar, gerinda listrik, gergaji besi, obeng besar, dua buah linggis, lima buah gembok, senter dan dua Handy Talkie (HT).

“Para pelaku ini dalam menjalankan aksinya, menggunakan Handy Talkie  sebagai sarana koordinasi antara pelaku yang berada di dalam TKP dan yang berada di kendaraan yang digunakan,” katanya.

 

Sumber:

Written by 

Related posts

Leave a Comment