Search

Tak Punya Tradisi, PSG Diklaim Tak Akan Bisa Kalahkan Madrid

BABEBOLA – Eks gelandang Manchester City Joey Barton menyebut PSGtak akan bisa mengalahkan Real Madrid karena mereka tak punya tradisi juara.

Sejak tahun 2011, PSG di bawah Qatar Sports Invesments (QSI) memulai proyek untuk menjadikan klub Paris itu sebagai yang terbaik di Prancis. Hal tersebut sudah berhasil mereka lakukan.

Setelah itu mereka juga ingin menaklukkan Eropa. Akan tetapi niatan itu sulit untuk direalisasikan. Sejak tahun 2012, langkah PSG selalu terhenti di babak perempat final.

Di musim ini, PSG baru menapak ke babak 16 besar. Di fase ini mereka akan berhadapan dengan Madrid, sang jawara yang memiliki koleksi 12 gelar juara Eropa.

Di fase yang sama tahun lalu, langkah PSG terhenti dari tim asal Spanyol lainnya, Barcelona. Tim yang juga memiliki sejarah bagus dengan raihan lima gelar juara Eropa.

PSG

Barton menyebut, dibanding Barca atau Madrid PSG tak punya sejarah. Hal inilah yang nanti akan jadi pembeda di duel yang digelar di Santiago Bernabeu/

“PSG adalah klub baru sedangkan Real Madrid mendapatkan Piala Eropa paling banyak. Mereka memiliki pemain seperti Cristiano Ronaldo yang telah berada di sana, jadi juara, mendapat kausnya. Saya pikir mereka akan terlalu besar untuk PSG,” ucapnya pada Omnisports.

“Mereka (PSG) mengalahkan Barcelona dengan nyaman dan mereka luar biasa dalam pertandingan di kandang. Kemudian – dalam bahasa Inggris kita memiliki pepatah – mereka mengotori tempat tidur mereka sendiri di Nou Camp,” seru Barton.

“Mereka seharusnya memenangkan pertandingan dengan nyaman. Kurangnya tradisi keberhasilan di klub membuat mereka mengotori celana mereka di Camp Nou dan akhirnya mereka terdepak dengan merasa malu,” ucapnya.

Written by 

Related posts

Leave a Comment