Search

Tampil Luar Biasa, Pemain Ini Tak Seharusnya Chelsea Jual

BABEBOLA.COM – Musim ini Chelsea gagal mempertahankan gelar Liga Inggrisnya, bahkan mereka juga harus terdepak darithe big 4 dan terancam tidak bisa berlaga di Liga Champions musim depan. Hal tersebut tentunya sebuah kemunduran bagi klub asal London tersebut.

Salah satu sebab kegagalan Chelsea musim ini adalah strategi transfer yang tidak berjalan semestinya. Alvaro Moratta yang diharapkan mampu menggantikan peran Diego Costa yang hijrah ke Atletico Madrid nyatanya tampil tak sesuai ekspektasi.

Strategi trnasfer Chelsea pun kini mulai dipertanyakan. Dalam satu dekade terakhir bahkan mereka banyak melepaskan pemain-pemain muda yang malah bersinar di klub rival. Berikut ini adalah deretan pemain Chelsea yang seharusnya tak pernah mereka jual. Check this out!

1. Ryan Bertrand

Twitter.com/ChelseaFC

Ryan Bertrand merupakan salah satu pemain yang lahir dari akademi Chelsea. Saat ini dia bermain untuk Southampton sejak tahun 2015. Ketika berseragam Chelsea, Bertrand lebih banyak dipinjamkan ke klub lainnya.

Penampilan perdananya untuk Chelsea sendiri terjadi pada tahun 2010 ketika memulai dari bangku cadangan. Penampilan perdananya pun cukup menarik perhatian karena dia berhasil menciptakan assist yang berhasil dikonversi menjadi gol oleh Malouda.

Bahkan dia pun masuk dalam skuad Chelsea ketika berhasil menjuarai Liga Champions pada tahun 2012. Namun sayangnya dia tak memiliki jam terbang yang cukup bersama Chelsea. Dia hanya bermain sebanyak 28 kali selama 6 tahun kariernya bersama Chelsea.

Pada tahun 2015 pun dia memutuskan untuk hengkang menuju Southampton dengan transfer 10 juta Pound. Ironisnya bagi Chelsea, pada musim tersebut Bertrand mampu tampil apik bersama Southampton. Bahkan dia terpilih dalam PFA team of the yearmusim tersebut, sedangkan Chelsea kesulitan mendapatkan pemain bek sayap kiri.

2. Arjen Robben

Twitter.com/ChelseaFC

Tak ada yang meragukan jika Arjen Robben merupakan salah satu winger terbaik dunia. Dia memiliki skillspeed dan insting mencetak gol yang luar biasa. Didatangkan dari PSV pada tahun 2004. Robben menjadi bagian dari revolusi Chelsea pada saat itu.

Di musim pertamanya bahkan dia terpilih menjadi kandidat PFA Young Player of the Year award. Dia merupakan pemain kunci Jose Mourinho yang saat itu merupakan pelatih Chelsea. Luar biasanya lagi, pada saat itu Robben berhasil membawa Chelsea juara dua musim berturut-turut.

Hal tersebut merupakan pertama kalinya dalam sejarah klub. Di musim tersebut, Robben berhasil mencetak 19 goal. Ketajamannya tersebut kemudian menarik perhatian Real Madrid yang sedang mencari pemain sayap. Chelsea pun kemudian melepaskan sang pemain ke Santiago Bernabeu.

Setelah Madrid, Robben kemudian bergabung bersama Bayern Muenchen hingga kini. Bersama kedua klub tersebut, Robben telah mencapai banyak prestasi. Keputusan Chelsea untuk melepas sang pemain sangat disayangkan, karena setelahnya mereka kesulitan untuk mencari pemain yang bisa menggantikannya.

3. Romelu Lukaku

Twitter.com/ChelseaFC

Musim ini Manchester United mampu tampil lebih baik daripada Chelsea. MU berada di posisi runner up sedangkan Chelsea saat ini berada di posisi ke-5 klasemen sementara Liga Inggris. Uniknya, yang menjadi kunci MU musim ini adalah mantan striker Chelsea, Romelu Lukaku.

Lukaku sendiri mengawali karier profesionalnya sebagai pemain muda di Inggris saat berusia 17 tahun. Saat itu dia bermain untuk Chelsea sebagai pemain cadangan. Untuk mematangkan sang pemain, Chelsea meminjamkannya ke West Bromwhich pada tahun 2012. Disana dia berhasil mencetak 17 gol dari 38 penampilannya.

Pada tahun 2013 kemudian dia kembali ke London, namun kembali dipinjamkan ke klub lain. Kali ini dia bermain untuk Everton. Disana dia kembali tampil tajam dengan mencetak 16 gol. Ironisnya Lukaku saat itu mampu lebih tajam dari tiga striker milik Chelsea pada musim tersebut.

Pada tahun 2015, Everton kemudian membelinya secara permanen. Lukaku pun kemudian mampu tampil sangat baik. Dia menjadi mesin gol yang menakutkan di Liga Inggris. Dia bahkan dinobatkan sebagai pemain muda paling menjanjikan oleh The Guardian.

Pada tahun 2017, Chelsea kemudian ingin membelinya kembali namun secara mengejutkan Manchester United lah yang berhasil merekrut sang pemain. Dia menjadi pemain termahal kedua musim itu setelah Paul Pogba.

Chelsea pasti sangat menyesal telah menyia-nyiakannya.

4. Kevin De Bruyne

Twitter.com/Squawka

Kevin De Bruyne merupakan kunci sukses keberhasilan Manchester City menjadi juara Liga Inggriss musim ini. Perannya di lini tengah The Citizens begitu central musim ini. Dia berhasil mencetak 7 gol dan 15 assist untuk Manchester City.

De Bruyne sendiri pertama kali menginjakan kakinya di Liga Inggris pada tahun 2012. Saat itu dia didatangkan Chelsea dari klub Belgia, KRC Genk. De Bruyne sendiri lebih sering dipinjamkan ke klub lain saat bersama Chelsea. Dia dipinjamkan ke Werder Bremen pada musim 2012/2013 dan langsung mampu bermain sangat apik bersama klub asal German tersebut.

Semusim kemudian dia kembali ke Chelsea, sayangnya Jose Mourinho tak memberikannya kesempatan bermain dan lebih memilih untuk menjualnya ke Wolfsburg. Bermain 3 musim, dia berhasil mencetak 18 gol dan 26 assist untuk Wolsburg.

Penampilan luar biasanya tersebut kemudian menarik minat Manchester City yang kemudian memboyongnya pada musim 2015/2016. Harganya yang mahal pun sebanding dengan permainan yang ditampilkannya. Puncaknya, musim ini dia berhasil mempersembahkan gelar Liga Inggris untuk Manchester City.

5. Mohammed Salah

givemesport.com

Jika ada pemain yang seharusnya Chelsea tak pernah jual, dia adalah Mohammed Salah. Salah menjadi pemain yang menarik perhatian dunia saat ini berkat performanya yang sangat luar biasa. Saat ini dia merupakan top skorer Liga Inggris dengan 31 gol.

Tak hanya itu, dia pun berhasil membawa Liverpool ke babak semifinal Liga Champions musim ini. Mohammed Salah sendiri pernah berseragam Chelsea, dia didatangkan dari FC Basel pada tahun 2014. Dua musim pertamanya bersama Chelsea, dia hanya dimainkan dalam 13 pertandingan.

Salah pun kemudian dipinjamkan ke Fiorentina selama setengah musim. Di klub tersebut, dia berhasil mencetak 9 goal. Pada tahun 2015 dia kembali dipinjamkan, kali ini ke AS Roma dengan opsi permanen di akhir musim. Roma pun kemudian mempermanenkan pemain asal Mesir tersebut.

Dua musim bersama pasukan serigala Roma, dia berhasil mencetak 34 gol dari 83 penampilannya. Kepincut dengan performanya, Liverpool mendatangkan sang pemain musim ini dari AS Roma. Untung bagi Liverpool, Salah tampil sangat luar biasa musim ini. Dia menjadi kunci permainan dan ketajaman Liverpool. Ironisnya, dia pun musim ini mampu menjebol gawang Chelsea yang merupakan klub pertamanya di tanah Inggris.

Itulah deretan pemain yang pernah membela Chelsea yang kini bersinar bersama klub lainnya. Dengan fakta tersebut, bisa jadi Chelsea harus memperbaiki strategi transfernya untuk musim depan.

 

Sumber:

Written by 

Related posts

Leave a Comment