Search

TNI Gelar Upacara Kenaikan Pangkat Luar Biasa di Bekas Markas KKB Papua

Babebola.net, JAKARTA — 58 dari 83 prajurit TNI yang ikut membebaskan warga Desa Kimbley dan Binti, Tembagapura, Papua, dari cengkraman Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), mendapat Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB), Minggu (19/11/2017).

Pangdam Chendrawasih, Mayjend TNI. George Elnadus Supit, saat dihubungi Tribunnews, menyebut upacara KPLB, di gelar di wilayah yang tadinya dijadikan markas dari KKB, hingga akhirnya pasukan TNI datang pada Jumat kemarin (17/11/2017).

“Latar belakangnya adalah markas dari kelompok bersenjata,” ujarnya.

 Dari video yang diterima Tribunnews, diketahui upacara tersebut berlagngsung di sebuah tanah lapang.

Di sisi lapangan, terlihat ada semacam bangunan yang menyerupai pagar, yang dibagian babwahnya terbuat dari tembok dan di bagian atasnya terbuat dari kawat.

Bangunan tersebut nampak hancur berkeping-keping.

Selain itu di ujung tanah lapang, tepatnya di bagian belakang tempat para prajurit yang mendapat KPLB berbaris, terdapat semacam bangunan semi pernanen dengan atap seng, dalam kondisi rubuh.

Tribunnews belum bisa mengklarifikasi, apakah bangunan bangunan tersebut hancur karena operasi TNI.

Operasi pembebasan sandera, dilakukan oleh 83 prajurit pilihan TNI AD. Mereka antara lain terdiri dari 13 orang anggota Kopassus TNI AD, 30 orang dari Yonif 351/Raider, 20 orang dari Ton Taipur, Kostrad TNI AD, da 20 orang dari Yonif 754/ENK. Namun hanya 58 orang yang langsung menyambangi lokasi saat wilayah itu belum dikuasai TNI.

“Yang KPLB adalah yang langsung ke sasaran menyelamatkan sandera,” ujarnya.

Operasi pembebasan terhadap sandera dilakukan sejak Jumat pagi, pukul 07.00 WIT. Pada pukul 07.45 WIT, penyerbuan dimulai, dengan ditandai ledakan besar.

Wilayah yang tadinya dikuasai KKB, bisa dikuasai TNI dalam waktu 1 jam 18 menit.

Upacara KPLB yang digelar pagi tadi, dipimpin langsung oleh Panglima TNI. Jendral TNI. Gatot Nurmantyo. Upacara tersebut juga dihadiri Pangdam Chendrawasih, serta Kapolda Papua, Irjen Pol. Boy Rafly Amar.

 

 

 

 

sumber:

 

 

Written by 

Related posts

Leave a Comment