Search

Wagub Sandiaga Apresiasi Perpanjangan Rute LRT

BABEBOLA – Pemprov DKI pastikan proyek Light Rail Transid (LRT) fase II koridor I (Kelapa gading-Dukuh Atas) menjadi Kelapa Gading-Tanah Abang.

PT Jakarta Propertindo (Jakpro) sudah menyiapkan lokasi teknis letak Depo di Blok G, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno mengatakan, lokasi Depo LRT itu tekhnisnya dikerjakan PT Jakpro.

Menurut dia, ide perpanjangan LRT Dukuh Atas ke Tanah Abangitu sangat bagus dan tiba-tiba out of the box.

Apalagi moda transportasi yang hanya dua moda saat ini menjadi tiga dengan adanya LRT. Sehingga benar-benar menjadi TOD yang semestinya.

“Ini murni pemikiran dari kawan-kawa untuk out of the boxkarena tanah abang itu dilihat punya potensi sangat besar dari segi integrasi transportasinya. LRT jakpro langsung nangkep, saya apresiasi, saya bilang daripada setengah ngerjainnya. kita sangat mendukung. kita sampaikan ke menteri perhubungan, tim kecil lagi mengkaji,” kata Sandiaga di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (12/12/2017).

Direktur PT Jakarta Propertindo (Jakpro), Satya Heragandi mengatakan, perpanangan fase II dari dukuh Atas ke Tanah Abang itu murni ide Gubernur dan Wakil gubernur DKI Jakarta, Anies-Sandi yang tujuanya memfasilitasi pelaku ekonomi.

Untuk itu, dia membantah bila perpanjangan tersebut akibat tidakadanya kesepakatan pengelolaan Transit Oriented Development (TOD) dengan LRT Jabodetabek yan sama-sama di Dukuh Atas.

“Dukuh Atas itu kan untuk memfasilitasi perkantoran sepanjang sudirman-Thamrin. Pak Gub dan Pak Wagub bertanya Kenapa ga ke Tanah Abang sebagai pusat ekonomi. Sangat baik memang kalau ke Tanah Abang, apalagi pelaku ekonomi kecil banyak disana,” ujar Satya.

Satya menjelaskan, perpanjangan LRT ke Tanah Abang atau Blok G itu bukan berarti menjadikan Blok G sebagai Depo LRT.

Menurut dia justru kehadiran LRT itu memfasilitasi pengunjung untuk dapat menuju Blok G.

Depo LRT bisa dibuat disamping, depan ataupun belakang Blok G. Dia menyatakan hal itu baru akan diputuskan ketika pihaknya tengah selesai mengkajinya.

“Kami sedang siapkan studinya. Kalaupun ada masalah, masalah itu bisa ada solusinya. Makanya kita kaji dulu,” kata Satya..

Adapun progres fase I, Satya menyebut sudah mencapai sekitar 48 persen.

Dia berharap pengerjaan selesai sesuai target dan bisa beroperasi pada Juli 2018 seperti apa yang diinginkan Wakil Gubernur Sandiaga.

“Meskipun cuaca saat ini memperlambat pengangkutan material, kami optimis selesai sesuai target,” ujar Satya.

 

 

 

 

 

SUMBER

Written by 

Related posts

Leave a Comment