Search

Wow, 2 Bule Australia Ini Melancong Sampai ke Inggris Hanya Pakai Motor, Lamanya Satu Tahun

BABEBOLAPesawat, kapal laut, dan kereta merupakan jenis transportasi yang lazim digunakan para pelancong bepergian, terutama untuk jarak jauh.

Kemudahan memesan tiket membuat para pelancong memilih jenis transportasi di atas.

Terlebih, pemesanan tiket sudah bisa dilakukan secara daring yang membuat bepergian jarak jauh jadi semakin mudah.

Namun, kemudahan itu tampaknya tidak masuk dalam daftar pilihan dua pelancong asal Adelaide, Australia, ini.

Stephen John (29) dan Tim Morgan (22), dua pelancong asal Negeri Kanguru, itu lebih memilih bepergian memakai motor mereka.

Bermodal motor Kawasaki 300cc, John dan Morgan melakukan perjalanan dari Adelaide sejak 1 September 2017.

“Pakai motor tentu saja jauh lebih mahal tapi kami ingin menikmati pemandangan di setiap daerah yang kami lewati,” ujar Stephen John.

Dari Adelaide, John dan Morgan berpindah ke Darwin, Timor Leste, dan akhirnya tiba di Indonesia.

Dua pemuda itu memilih menginap di Bandung sebelum meneruskan perjalanan ke Pulau Sumatera.

Ditemui di sebuah penginapan di Jalan Sekelimus Utara, Bandung, Kamis (30/11/2017), mereka mengaku telah melewati beberapa daerah di Indonesia.

Perjalanan Stephen John (29) dan Tim Morgan di Tanah Air diawali dari Pulau Timor lalu ke Pulau Sumba, Flores, Lombok, Bali, lalu tiba di Pulau Jawa.

Sebelum tiba di Kota Kembang, mereka melakukan perjalanan panjang selama 12 jam dari Yogyakarta.

Mengendarai motornya dari Australia hingga ke Bandung, John dan Morgan berencana mengakhiri perjalanannya di London, Inggris.

Di London, John mengakui akan menemui pacarnya.

Namun, ia membantah perjalanan panjang dari Australia hingga London itu semata untuk menemui pacarnya itu.

“Bukan, kami hanya ingin bersenang-senang,” katanya sembari tertawa.

Sebelum tiba di Inggris, keduanya akan menikmati perjalanan di Malaysia, Thailand, Myanmar, India, Pakistan, Iran, Turki, dan Bulgaria.

Persiapan yang dilakukan John dan Morgan rupanya tak ubah para pelancong kebanyakan.

Bekal pakaian, uang, dan paspor masih menjadi hal utama yang dipersiapkan mereka.

“Ya, semudah itu saja,” kata John.

Di samping itu, John dan Morgan melakukan beberapa modifikasi terhadap motornya agar mendapat performa terbaik.

Memilih motor sebagai transportasinya, John dan Morgan ternyata harus mengeluarkan kocek lebih banyak dibanding pelancong biasanya yang menggunakan pesawat atau kapal.

Namun, ujar John, melancong menggunakan motor membuatnya dapat melihat segala hal dalam perjalanan yang tak dapat dilihatnya jika mengendarai kendaraan umum.

Selain itu, tambah Morgan, perjalanannya yang diperkirakan akan memakan waktu satu tahun itu bertujuan untuk bersenang-senang.

Jadi, apakah Anda berminat melakukan perjalanan seperti John dan Morgan untuk melihat dunia yang lebih luas?

 

 

 

 

 

SUMBER

Written by 

Related posts

Leave a Comment