Search

Kemlu Beri Pendampingan Hukum untuk WNI yang Diperkosa di Kamboja

Kemlu Beri Pendampingan Hukum untuk WNI yang Diperkosa di Kamboja

Babebola.com – BERITA TERBARU,Jakarta – Seorang WNI berusia 22 tahun yang menjadi turis di Kamboja diperkosa pria asal Nigeria. Kementerian Luar Negeri saat ini memberikan pendampingan hukum.

Menlu Retno LP Marsudi menceritakan, awalnya kejadian ini diketahui berdasarkan laporan dari teman korban ke Kemenlu. Kemudian KBRI setempat melakukan penelusuran dan akhirnya menemukan korban.

Korban saat ini telah kembali ke Tanah Air. Sementara itu, proses hukum yang menjerat terduga pelaku diurus oleh KBRI setempat.

KBRI bergerak dan kemudian bertemu dengan korban. Kita urus semuanya dan yang bersangkutan sudah kembali ke Indonesia,” kata Retno di kantornya, Pejambon, Jakarta Pusat, Jumat (9/6/2017).

Nantinya, KBRI setempat akan mengawal kasus korban di Kamboja. Tim dari KBRI akan menghadiri dan memonitor sidang tersebut.

“Proses hukumnya karena pelaku sudah ditindak oleh otoritas di sana. Jadi persidangan akan dilakukan di Kamboja dan di-back up sepenuhnya oleh KBRI yang ada di sana. Akan ada persidangan-persidangan yang dihadiri dan dimonitor oleh KBRI,” kata Retno.

“Jadi fungsi proteksi kita jalan, fungsi pendampingan kita juga jalan terhadap kasus itu,” imbuhnya.

Sebelumnya, seorang turis wanita asal Indonesia dilaporkan telah diperkosa di Siem Reap, sebuah kota resor di Kamboja. Kepolisian Kamboja telah menangkap seorang pria Nigeria yang dituduh sebagai pelaku pemerkosaan wanita Indonesia itu.

Tersangka pemerkosa diidentifikasi oleh media lokal sebagai Esin Nyong John. Pria berumur 38 tahun itu ditangkap pada 1 Juni lalu di sebuah pom bensin yang berada di Desa Chongkaosou, wilayah Sok Raam, Siem Reap.

Dilaporkan media Daily Times, Rabu (7/6/2017), korban tiba di Siem Reap pada 31 Mei pukul 06.00 waktu setempat dengan menaiki bus dari Vietnam. Esin mendekati korban dan berpura-pura sebagai warga negara Kamboja dan mengaku tahu beberapa tempat wisata.

Pada hari yang sama itu, pada pukul 07.10 waktu setempat, bukannya membawa ke tempat wisata, Esin malah membawa korban ke kamar sewaannya di Desa Banteay Chas, wilayah Slok Raam, Siem Reap. Di kamar tersebut, pria Nigeria itu memperkosa korban tiga kali sembari mengancamnya dengan sebilah pisau.

Kepada polisi, Esin mengakui perbuatannya. Pria kelahiran 29 Maret 1979 itu merupakan warga asal Oron di negara bagian Akwa Ibom, Nigeria. Dia pindah ke Kamboja pada 2015.

 

Sumber : detiknews

Written by 

Related posts

Leave a Comment